Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (37 menit yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (10 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (20 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (20 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu)
INFODESA 19 Agustus 2022, 14:06 WIB 389 PDF

Bupati Lamsel, Nanang Ermanto Hadiri Ngaben Massal di Balinuraga

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Lamsel, Nanang Ermanto Hadiri Ngaben Massal di Balinuraga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Sebanyak 206 sawa atau rohani leluhur umat Hindu yang telah meninggal dunia, akan disucikan dalam upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal, yang berlangsung di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Jum’at (19/8/2022).

Upacara yang berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 19 Agustus hingga 20 Agustus 2022 ini berjalan sukses dan lancar. Tampak ribuan masyarakat sangat antusias mengikuti dan menyaksikan tradisi Ngaben Massal tersebut.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang hadir dalam acara pemberangkatan bade pun, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Upacara Ngaben Massal di Desa Bali Nuraga. Bahkan, Pemerintah Daerah mendukung penuh acara tersebut untuk menjadi daya tarik wisata di bumi khagom mufakat.

Dirinya menjelaskan, Upacara Ngaben Massal tersebut akan menjadi agenda tahunan dan dicantumkan dalam Kalender of Event Lampung Selatan. Dengan begitu, diharapkan tradisi umat sedharma dapat terus lestari di Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai wisata desa, acara tahunan ogoh-ogoh. Mudah-mudahan nanti Dinas Pariwisata dan seluruh jajaran bisa mengadakan acara ini setiap tahun, kita desain acara ini untuk acara tahunan, kalender tahunan, ogoh-ogoh Lampung Selatan,” ujarnya.

“Ini pun karena kebersamaan kita, karena disini protokol kesehatan sudah kita jaga, vaksin pun sudah memenuhi standar. Selama 2 tahun kita tidak bisa melaksanakan kegiatan ngaben, karena situasi sedang pandemi COVID-19. Moment ini adalah budaya, siapa lagi yang akan melestarikan ini selain kita,” terang Nanang.

Bentuk dukungan juga diberikan oleh Nanang selaku Kepala Daerah. Dirinya mengatakan, akan memperbaiki kondisi jalan di Desa Bali Nuraga yang mengalami kerusakan. Sehingga, prosesi pemberangkatan bade ke lokasi Upacara Ngaben Massal menjadi lebih mudah.

“Saya juga akan memprioritaskan jalan masuk sini untuk di perbaiki, sehingga pengangkatan bade ini lebih mudah. Mengangkat ini tidak gampang, butuh konsentrasi, kerjasama dan kebersamaan yang baik. Insyaallah, nanti akan saya programkan, sehingga acara-acara umat sedharma ini bisa berjalan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bali Nuraga Made Suwede mengungkapkan, prosesi ngaben terbagi menjadi 2 sesi, sesi pertama yaitu dusun pande arge yang terdiri dari 80 dewasa dan 20 anak-anak. Kemudian, sesi kedua yaitu dusun pure blok dalem yang terdiri dari 69 dewasa dan 37 anak-anak.

Dirinya menyebut, upacara ngaben massal itu bukan hanya diikuti oleh masyarakat setempat. Keluarga umat hindu yang berasal dari Palembang, Jambi, Bengkulu, Kerui, Tulang Bawang, Lampung Tengah dan Lampung Timur juga turut mengikuti upacara keagamaan tersebut.

“Pokoknya usia mereka setelah tanggal gigi keatas, kalau belum tanggal gigi emggak. Selama 4 malam terakhir suasana disini seperti pasar, ramai sekali,” jelasnya. (Red) sumber Diskominfo Lamsel

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi