Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 03 Maret 2025, 06:16 WIB 654 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bupati Lamsel Tepis Isu Jual-Beli Jabatan dan Pekerjaan, Radityo Egi Laporkan… !!!

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Lamsel Tepis Isu Jual-Beli Jabatan dan Pekerjaan, Radityo Egi Laporkan… !!!
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Kabar tak sedap soal jual beli jabatan kembali menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Tak hanya posisi jabatan strategis sekelas kepala dinas (kadis), bahkan jabatan office boy (OB) juga diperjual-belikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Berdasarkan sumber terpercaya media ini, belakangan beredar informasi jika ada oknum yang mengaku orang dekatnya Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama berinisial RE dan WA menawarkan kepada masyarakat yang ingin menjadi OB di rumah dinas bupati.

“Modusnya nawar-nawarin ke yang mau jadi OB di rumah dinas. Kan parah itu merusak citra bupati kita yang baru dilantik,” ujar sumber yang mewanti namanya ditulis di media ini, Minggu (2/3/2025).

Sumber melanjutkan, tawaran untuk menjadi seorang OB itu juga bervariasi. Mulai dari Rp2 juta hingga Rp5 juta per orang dengan iming-iming bisa bekerja sebagai OB di rumah dinas Bupati Lamsel.

“Angka segitu cukup besar bagi masyarakat. Kan kasihan masyarakat. Belum lagi berapa (orang) kalinya yang sudah percaya dengan iming-iming itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Lamsel Radityo Egi meradang mendengar kabar tersebut. Bahkan, dia me-warning masyarakat untuk tidak percaya kepada siapapun yang mengatasnamakan orang dekatnya dalam hal jabatan maupun pekerjaan.

“Saya ingatkan jangan terkecoh oknum yang menjual-beli jabatan dan pekerjaan. Kalau ada modus seperti ini saya minta dilaporkan. Kasihan masyarakat,” tegas Egi.

Radityo Egi juga menegaskan, siapapun orang yang terlibat dan terduga dalam janji dan jual beli jabatan, pihaknya tidak akan bertanggungjawab dikemudian hari.

“Tolong sebarkan ini semua ke publik. Saya tidak pernah menyuruh. Saya tidak bertanggungjawab jawab dikemudian hari. Ini saya lakukan dalam rangka mewujudkan birokrasi bersih di Lamsel,” tandasnya. (Red/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi