Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (2 menit yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (21 menit yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (30 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (2 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (7 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (16 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (16 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (22 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu)
INFODESA 23 Juli 2019, 22:09 WIB 685 PDF

BUPATI LAUNCHING POSKO KEKERINGAN PADA LAHAN PERTANIAN

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BUPATI LAUNCHING POSKO KEKERINGAN PADA LAHAN PERTANIAN
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS  -Pemerintah Kabupaten Blora, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melaunching Posko Mitigasi Kekeringan pada lahan pertanian, di Aula Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan, Selasa (23/7/2019)  .

Lauching tersebut secara langsung dilakukan oleh Bupati Djoko Nugroho, dengan didampingi oleh Komandan Kodim 0721/ Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus, Kepala BPS Blora Drs. Heru Prasetyo,.

Turut hadir perwakilan PUPR Blora, petugas Pengendali  Organisme Pengganggu Tanaman-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP), dan sejumlah Staf Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus dalam laporannya mengatakan, dalam rangka penanganan mitigasi bencana kekeringan diperlukan posko mitigasi bencana. Selain itu posko ini juga menindaklanjuti rapat di Kementerian Pertanian.

“Launching ini merupakan tindak lanjut rakor mitigasi di Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu, posko ini untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim, dan banyaknya kekeringan yang terjadi di wilayah,” ucap Ir. Reni Miharti M.Agr.Bus .

Reni mengatakan berdasarkan hasil identifikasi dan monitoring lapangan, di Kabupaten Blora pada tahun 2019 terdapat potensi kekeringan seluas 2148 hektare, dengan tingkat puso seluas 321 hektare.

“Jumlah tersebut mengalami penurunan jika di banding tahun 2018 dengan kekeringan seluas 3512 hektare dan luasan puso sebesar 561 hektare,” lanjut Reni Miharti.

Meskipun mengalami penurunan, pihaknya tetap mengantisipasi hal tersebut mengingat nantinya akan  berdampak pada luas panen dan total produksi di Kabupaten Blora pada tahun 2019 ini.

“Kami akan tetap petakan semua itu, sebab tahun ini luas tanam Kabupaten Blora pada bulan Oktober hingga Juni seluas 103.900 hektare dengan target target, 110.000 hektare,” ungkap Reni Miharti.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengatakan, tahun ini kekeringan yang terjadi di Kabupaten Blora tidak separah tahun tahun sebelumnya. Namun demikian, adanya posko kekeringan pada lahan pertanian ini tentu merupakan hal positif yang perlu di lakukan.

“Selain Posko Kekeringan pada lahan pertanian, juga ada posko air bersih yang dilakukan BPBD. Alhamdulillah, Blora sudah berubah, kekeringan yang terjadi juga tidak separah 2-3 tahun lalu, di sejumlah wilayah masih ada sumber mata air,” kata Bupati.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga meminta, semuanya bisa belajar dan memahami akan prilaku alam yang terjadi saat ini agar bisa di terapkan di pertanian.

“Mungkin saat ini, air masih ada, tahun depan belum tahu, dan saya minta pemahaman ini juga dilakukan dalam pertanian, seperti menanam pada musimnya sehingga tidak terjadi kerugian yang besar,” jelas Bupati.

Bupati juga menjelaskan Kabupaten Blora setiap tahun mampu panen 600 ribu beras kering, dan hanya 24 persen hasil tersebut di konsumsi masyarakat Blora dan selebihnya di jual keluar wilayah Blora, hal ini menandakan Blora disektor pertanian mengalami kemajuan.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain, Blora sudah semakin baik, sejumlah embung terbangun, bahkan di sejumlah wilayah juga baru dilakukan pembangunan embung, paling tidak embung tersebut bermanfaat pada sektor pertanian,” tutur Bupati Djoko Nugroho.

Bupati berharap acara ini nantinya bisa disosialisasikan kepada para petani, sehingga nantinya dalam menanam para petani tidak mengalami kerugian yang cukup besar dan bisa tepat pada musimnya.

“Saya harap usai acara ini nanti, penyuluh-penyuluh bisa mensosialisaikan kepada para petani, baik di seluruh wilayah Kabupaten Blora,” pinta Bupati.

Pada kesempatan itu Komandan Kodim 0721/ Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, mengaku kekeringan di Blora saat ini tidak seperti yang di bayangkan oleh Kementerian Pertanian, hal ini menunjukan adanya peningkatan.

“Kami ada tugas dalan pendampingan upsus Pajale (Padi Jagung Kedelai), peran kami dilapangan ikut bersinergi dengan Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten dalam perkembangan Pajale. Oleh sebab itu kami siap ikut mensukseskan apa yang menjadi program kementerian,” ungkap Dandim.

Diakhir acara, dilakukan sesi tanya jawab, dan dilanjutkan foto bersama di depan banner Posko  Kekeringan di Lahan Pertaninan Kabupaten Blora. (Tim Liputan Humas Protokol Setda Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi