Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (5 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (9 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (9 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (9 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 23 April 2020, 11:30 WIB 2,107 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bupati Lutra: Kegiatan APBDes Kecamatan di Pegunungan Rampi di Percepat untuk Pencegahan Corona

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Lutra: Kegiatan APBDes Kecamatan di Pegunungan Rampi di Percepat untuk Pencegahan Corona
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Tak sekadar keliling desa sosialisasi pencegahan Corona Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani meminta untuk mempercepat refocusing kegiatan dan realokasi APBDes untuk percepatan penanganan covid-19 di Kecamatan Rampi.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Misbah yang turut mendampingi Bupati Indah pada kunjungan kerja, Selasa (21/4/2020) kemarin, langsung menggelar rapat bersama Camat Rampi Suryadi dan para Kepala Desa.

“Sesuai instruksi ibu Bupati, kita akan melakukan percepatan penyaluran dana desa tahap I. Khusus di Rampi, APBDes dari 6 desa belum selesai diasistensi. Di sisi lain pada tahap 1 ini, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Desa dan PDTT No.8 Tahun 2020 segera cair dengan tiga sasaran utama yakni penanganan covid-19, Padat Karya Tunai (PKT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT),” ucap Misbah pada wartawan media ini, Kamis (23/4/2020).

Misbah berharap, Dana Desa tahap I bisa segera cair paling lambat pada minggu pertama bulan Mei 2020 mendatang.

“Sehingga masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya, baik PKT maupun BLT. Serta penanganan covid-19 yang akan dikelola tim relawan desa yang dibentuk di seluruh desa di Rampi. Hasil rapat kami bersama bahwa BPD (Badan Permusyawaratan Desa) diharapkan untuk membantu mengawasi jalannya Pemerintah Desa sehingga hal-hal yang terkait dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan APBDes segera diselesaikan. Kami juga meminta pendamping lokal desa untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan mekanisme dan pencairannnya,” terang Misbah.

Terkait BLT, Misbah menyebutkan, ada beberapa aturan terkait hal tersebut diantaranya perbedaan persentase pengalokasian berdasarkan jumlah anggaran.

“Kalau anggaran Rp. 800 juta ke bawah maka 25% dari APBN, Rp. 800 juta – Rp. 1,2 M maka 30%, dan jika Rp. 1,2 M ke atas maka 35%. Adapun penentuan sasaran BLT ini dilakukan dengan musyawarah untuk validasi data, kemudian kades menentukan dan meneruskan ke camat lalu dilaporkan ke kabupaten. Perlu diketahui bahwa BLT ini di luar dari penerima PKH maupun BPNT. Jumlahnya Rp. 600 ribu/bulan selama tiga bulan mulai April, Mei, dan Juni. Namun kita berharap paling lambat Mei minggu pertama sudah bisa disalurkan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati yang karib disapa Indah ini berharap, Dana Desa tahap I harus memprioritaskan sistem PKT untuk kegiatan pencegahan covid-19 di desa. Mengapa PKT ini penting, agar masyarakat dapat langsung merasakan manfaatnya dan ekonomi tetap bertumbuh meski di tengah pandemi.

“Kegiatan itu bisa dalam bentuk penyemprotan disinfektan, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat desa akan bahaya covid-19 karena masih banyak masyarakat kita yang belum memahami dan menyadari bahaya covid-19 ini. Sampaikan ke warga kita masing-masing agar betul-betul bijak dalam menanggapi covid-19 ini dan jangan dibawa bercanda. Pemanfaatan lainnya, bisa digunakan untuk pembuatan poster dan baligho, pembelian cairan pembersih, fasilitasi data valid, penyaluran sosial safety net, sosialisasi physical distancing dan social distancing, isolasi parsial, pendataan pergerakan warga yang masuk ke desa. Sekali lagi mari kita pastikan dana desa sesuai peruntukkannya,” jelas Bupati penerima anugrah Kebudayaan dari PWI Pusat satu-satuya Bupati dari Sulawesi-Selatan mendapat penghargaan tersebut. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi