Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (7 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (15 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (22 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (1 hari yang lalu)
INFODESA 15 Maret 2023, 13:42 WIB 1,811 PDF

Bupati, Nanang Ermanto Buka Pelatihan Tematik Trichoderma

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati, Nanang Ermanto Buka Pelatihan Tematik Trichoderma
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan menggelar Pelatihan Tematik Trichoderma kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Petani Milenial.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, dibuka langsung oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Rabu (15/3/2023), serta ikut serta pejabat utama dan Kepala Organisasi Daerah (OPD) di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan Bibit Purwanto menyampaikan, Pelatihan Tematik Trichoderma tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pertanian.

Bibit menjelaskan, Trichoderma merupakan salah satu jenis pupuk yang berbentuk jamur yang kini banyak dikembangbiakkan. Hal ini dikarenakan banyaknya manfaat dari penggunaan pupuk organik tersebut, salah satunya yaitu memperbaiki struktur tanah.

“Trichoderma ini sebagai pupuk alternatif yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, yang digunakan untuk mengatasi kelangkaan pupuk. Disamping hal tersebut, pelatihan ini salah satu upaya tindak lanjut dari Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian,” ujar Bibit.

Bibit berharap, dengan adanya pelatihan itu mampu membuka wawasan petani untuk terlepas dari bahan-bahan kimia dan mulai beralih menggunakan pupuk organik dalam proses pertanian.

Mengingat banyaknya bahan disekitar petani yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos sebagai pupuk alternatif.

“Kebutuhan pupuk di Lampung Selatan dari tahun ke tahun pasang surut. Pada tahun 2022 subsidi 58 persen urea dan NPK 22 persen. Sementara pada tahun 2023 ini 92 persen urea dan NPK 47 persen, jadi ada peningkatan yang cukup banyak,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto berharap, pelatihan Tematik Trichoderma tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para petani. Sehingga nantinya mampu menambah wawasan dan kemampuan petani dalam mengolah pertanian.

“Ini adalah momen yang sangat penting. Saya sangat mengapresiasi adanya pelatihan tematik ini. Tematik ini sendiri adalah pendekatan dan pembelajaran kepada alam, selama ini tidak kita lakukan. Maka kita patut bersyukur atas pelatihannya hari ini,” kata Nanang.

Nanang juga mengatakan, Indonesia merupakan negara agraris dan memiliki tingkat kesuburan tanah yang cukup tinggi. Oleh karena itu dirinya berharap, agar hal tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat Lampung Selatan.

“Petani yang modern, menguasai ilmu teknologi pertanian. Negara kita ini negara agraris, ini yang harus kita manfaatkan. Mari kita sama-sama manfaatkan waktu luang untuk pendekatan kepada alam untuk memperbaiki kultur tanah agar lebih baik lagi. Jangan wariskan kepada anak cucu kita lahan yang tandus dan tidak bisa diperbaiki,” imbuh Nanang. (Rilis Diskominfo Lamsel)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi