Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (29 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (5 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (6 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (7 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (13 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (23 jam yang lalu)
INFODESA 01 Juli 2023, 11:32 WIB 508 PDF

Bupati Nanang Ermanto Minta Masyarakat Ciptakan Kesadaran Lingkungan Jangan Sepelekan Sampah

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Nanang Ermanto Minta Masyarakat Ciptakan Kesadaran Lingkungan  Jangan Sepelekan Sampah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS –Komisi IV DPR RI bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah dan Bahan Berbahaya Racun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Penanganan Sampah di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar, Sabtu (1/7 /2023).

Bimtek yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong langkah-langkah konkret dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia ini, dibuka langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, SE

Dalam sambutannya, Sudin mengatakan, bahwa penanggulangan sampah masih menjadi permasalahan di Indonesia. Pola penanganan yang kurang baik di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor utamanya.

Oleh karena itu, melalui bimtek tersebut diharapkan dapat menjadi upaya yang akan mengarah pada pengurangan volume sampah, peningkatan daur ulang, dan penggunaan energi terbarukan dari sampah di Indonesia.

“Sampah itu jangan dianggap tidak membuat masalah, tapi akan membuat masalah. Sampah itu seperti sisa makanan, sampah plastik, yang awalnya memang kita anggap remeh, tapi lama-kelamaan itu bisa jadi bencana,” ujar Sudin.

Sudin menyampaikan, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah dan pengelolaan yang berkelanjutan menjadi peran yang sangat penting. Sebab itu, para peserta diharapkan bisa berbagi strategi dan inovasi untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

Sudin juga menyampaikan, praktik terbaik dalam penanganan sampah, termasuk pengelolaan sampah berbasis 3R (reduce, reuse, recycle), sistem pengolahan sampah yang efisien, serta pemanfaatan energi dari sampah.

“Kemudian yang paling penting, bapak ibu dari rumah sampah itu harus dipilah. Maka, hari ini kita adakan Bimtek. Insyallah nanti setelah Bimtek, apa yang bisa saya lakukan sebagai Ketua Komisi IV dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jadi bapak ibu lingkungan kita harus bersih,” kata Sudin.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, legislatif, sektor swasta, dan masyarakat dalam menangani masalah sampah yang semakin kompleks.

Nanang juga dampak negatif dari peningkatan volume sampah di Indonesia terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Sampah ini memang menjadi dilema kita semua terutama tempat lingkungan sekitar kita. Kalau terjadi pembuangan sampah rumah sembarangan, nah ini yang bahaya. Dengan adanya Bimtek ini manfaatkan dengan baik. Kita sama-sama belajar bahwa betapa pentingnya pengendalian sampah ini,” kata Nanang.

Nanang berharap, Bimtek penanganan sampah yang digelar oleh Komisi IV DPR RI tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia.

Dengan melibatkan semua pihak terkait, kata Nanang, diharapkan dapat terciptanya kesadaran lingkungan yang lebih tinggi dan terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan.

“Karena ini (permasalahan sampah) menyangkut kehidupan kita dan kebersihan kota dan lingkungan kita. Dengan adanya Bimtek ini saya harap kita bisa lebih peduli terhadap lingkungan kita. Jangan kita menyelepekan, kita buang sampah hanya satu keresek, dua kresek, tapi jika berbulan-bulan ini akan menumpuk,” tukas Nanang. (Rilis Diskominfo Lamsel)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi