Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (7 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (10 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (17 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (17 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (19 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (20 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (21 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 Juni 2021, 23:09 WIB 2,204 PDF

Bupati Pati Menyikapi Peningkatan Pasien Covid -19

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Pati Menyikapi Peningkatan Pasien Covid -19
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Bupati Pati Haryanto bersama dengan Wakil Bupati Saiful Arifin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati mengundang manajemen rumah sakit negeri maupun swasta di Ruang Rapat Joyokusumo Setda Pati, Rabu (2/6/2021).

Adapun rapat secara mendadak tersebut guna mempersiapkan kebutuhan ruang menyikapi peningkatan pasien Covid – 19 masyarakat Pati maupun luar daerah.

Bupati menyebut bahwa saat ini, pasien positif Covid – 19 yang dirawat di rumah sakit swasta maupun negeri sebanyak 187 pasien. Meskipun banyak pasien rujukan dari luar daerah, namun pasien dari Kabupaten Pati rupanya mendominasi.

“Kita hari ini memastikan kebutuhan ruang pasien Covid – 19 yang bisa ditambahkan di RSUD Kayen, RSUD Soewondo dan beberapa rumah sakit lain. Ini sebagai persiapan apabila terjadi lonjakan, mudah – mudahan saja tidak”, ujar Bupati.

Pihaknya pun mengingatkan seluruh direktur rumah sakit di Kabupaten Pati untuk senantiasa memantau dan mengawasi secara detail situasi dan kondisi yang ada. Terlebih sejauh ini, kematian karena Covid – 19 juga tidak sedikit.

“Penekanan kasus Covid – 19 bisa dilakukan bukan sekadar hanya dengan pencegahan saja, namun juga harus ada upaya sungguh – sungguh dari masing – masing individu. Apabila dua hal tersebut tidak dilakukan, maka menekan angka Covid – 19 akan sulit dilakukan”, jelasnya.

Dengan hadirnya para manajemen rumah sakit ini, lanjut Bupati, harus ada komitmen terkait penambahan jumlah ruang untuk isolasi pasien Covid – 19. Sebab, penambahan pasien tak hanya dari dalam daerah saja, melainkan juga dari luar daerah. Apabila tidak segera disiapkan, maka dampaknya akan semakin menyebar.

“Saat ini ada ruang isolasi tersedia sebanyak 64. Namun kalau melihat kondisi seperti sekarang ini kan mengkhawatirkan juga. Oleh karena itu, tiap rumah sakit segera disiapkan penambahan ruangnya”, tegasnya.

Berdasarkan komitmen dan kesanggupan tiap rumah sakit yang ada, kurang lebih akan disiapkan penambahan ruang isolasi yang diisi dengan 46 tempat tidur.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi