Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (6 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (9 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (16 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (16 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (17 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (19 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (20 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 06 Mei 2021, 14:25 WIB 1,705 PDF

Bupati Pati : Pendidik Keagamaan Tidak Kena Refocusing

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Pati : Pendidik Keagamaan Tidak Kena Refocusing
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Bupati Pati serahkan bantuan kesejahteraan untuk pendidik keagamaan yang terdiri atas guru Taman Pendidikan alQur’an (TPQ), guru Madrasah Diniyah (Madin), guru sekolah minggu (Kristen, Katholik, Buddha), dan pengelola pondok pesantren.

Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Suharyono menyerahkan bantuan keuangan tersebut secara simbolis kepada perwakilan penerima di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (4/5/2021). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan perwakilan Kemenag Pati.

Bupati mengatakan, program bantuan keuangan untuk pendidik keagamaan tidak kena refocusing. Kendati nominal yang diberikan sama dengan tahun lalu, Bupati menjelaskan program ini sebagai kepedulian dan empati Pemkab Pati untuk para pendidik keagamaan.

“Kami berharap nominal anggaran untuk program ini tiap tahun ditingkatkan. Namun, postur anggaran saat ini tidak memungkinkan untuk itu,” imbuh Bupati.

Bupati mengungkapkan nominal Rp 12 miliar cukup banyak. Bahkan jika dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk pembetonan jalan sepanjang 12 kilometer.

“Namun kita tidak hanya membangun fisik saja melainkan juga spiritual, pendidikan moral lewat panjenengan semua para guru keagamaan ini,” tegas Haryanto.

Meski jumlah yang diterima tiap-tiap guru tidak seberapa, pihaknya yakin para penerima bantuan adalah orang-orang yang memiliki niat tulus ikhlas dalam mendidik generasi penerus.

Sementara itu Sekretaris Disdikbud Kabupaten Pati Sariono dalam laporannya menyampaikan sebanyak 13.570 pendidik keagamaan mendapat tali asih atau bantuan keuangan dari Pemkab Pati.
“Total anggaran yang disediakan Pemkab Pati untuk realisasi bantuan ini ialah Rp 12,433 miliar,” sebutnya.

Jumlah guru TPQ penerima bantuan ialah 9.280 orang. Dengan rincian guru Madin 2.800 orang, guru Sekolah Minggu Kristen 1.050 orang, guru Sekolah Minggu Katolik 120 orang, dan guru Sekolah Minggu Buddha ialah 120 orang dan jumlah pengelola pondok pesantren penerima bantuan ialah 200 orang.

“Sedangkan nominal bantuan untuk tiap guru TPQ, Madin, dan Sekolah Minggu ialah Rp 900 ribu. Untuk tiap pengelola pondok pesantren ialah Rp 2 juta,” papar Sariono. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi