Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 15 Mei 2020, 01:11 WIB 2,471 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bupati Pati Penyerahan Bantuan Kesejahteraan Guru

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Pati Penyerahan Bantuan Kesejahteraan Guru
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Penyerahan Bantuan Kesejahteraan Guru TPQ, Sekolah Minggu dan Madrasah Diniyah serta pengelola Pondok Pesantren tahun 2020 berlangsung, Kamis (14/5).

Bertempat di Ruang Pragola Pati, Bupati Pati, turut hadir bersama Kepala Disdikbud Pati, Sekretaris Disdikbud Pati dan Kemenag Pati.

Kepala Disdikbud Pati Winarto mengatakan penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis dan bertahap, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam laporannya, Kepala Disdikbud mengatakan penerima bantuan ini berasal dari berbagai elemen, diantaranya pengurus Badan Koordinasi TPQ Se- Kabupaten Pati, FKPP (Forum Komunikasi Pengelola Pondok Pesantren), Sekolah Minggu Katolik, FKDT Se- Kabupaten Pati, Sekolah Minggu Kristen, Sekolah Minggu Budha.

Kepala Disdikbud mengatakan bantuan ini diberikan pada 13.570 orang, dengan rincian sebagai berikut : Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an, Sekolah Minggu dan Madrasah Diniyah Rp. 900.000,- per Tahun serta Pengelola Pondok Pesantren Rp. 2.000.000,- per Tahun.

“Adapun Pencairan dana Bantuan Kesejahteraan Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an, sekolah Minggu dan Madrasah Diniyah serta Pengelola Pondok Pesantren pada pagi hari ini dengan total Rp. 12.433.000.000,-,” imbuhnya.

Dengan rincian penerima bantuan sebagai berikut : Guru TPQ : 9.196 Orang, Guru Madrasah Diniyah : 2.899 Orang, Sekolah Minggu Kristen : 1.050 Orang, Sekolah Minggu Katolik : 107 Orang, Sekolah Minggu Budha : 118 Orang dan Pengelola Pondok Pesantren : 200 Orang

Sementara itu, Bupati Haryanto mengungkapkan penyerahan bantuan tidak seperti biasa karena situasi dan kondisi dampak dari pandemi Covid-19 ini tidak kunjung selesai.

Ia pun berkata bahwa dalam penyerahan bantuan yang setiap tahun biasanya dilakukan di bulan Ramadan, sekaligus untuk silaturahmi per-kawedanan. “Namun kali ini kita undang karena untuk menjaga suasana yang lebih baik.

Maka untuk program bantuan ini hampir terkena refocusing. “dimana semua anggaran ditarik kembali oleh pemerintah pusat, Minimal 35% paling tidak mencapai 223 miliar anggaran itu ditarik kesana.

“Jadi betapa berat di daerah ini. jika nanti kalau ada perbaikan dan hal-hal yang tidak teratasi itu bukan berarti tidak diperhatikan, namun memang tahun ini semua di SKPD mengurangi anggaran.” karena semua itu tertentu kita gunakan,” jelas Bupati Haryanto.

Bupati pun bersyukur atas bantuan untuk takmir yang mencapai 5,2 Miliar bisa terlaksana walaupun secara bertahap.”bahkan pula ada bantuan bagi guru TPQ dan lainnya lebih banyak lagi sekitar Rp. 12.433.000.000,- .

“Karena saya naikkan yang semula 750 ribu sekarang menjadi 900 ribu. Sedangkan untu pondok pesantren dari 1 juta menjadi 2 juta.

Tak Lupa, Haryanto menjelaskan untuk bantuan semacam ini merupakan wujud perhatian kepala daerah bagi guru TPQ atau guru agama yang berjasa membina masyarakat dan umat.

“Sebab, Program-program saya sudah ditiru oleh daerah- daerah lain. tentu  dulu pernah dicemooh dikira unsur politik, namun bukan itu tujuannya.

Selain hal tersebut, Haryanto juga berpesan agar bantuan ini segera didistribusikan sebelum hari raya dan ia menjelaskan bahwa tidak bisa menjadwalkan tarawih keliling mengingat ada edaran dari pusat tentang larangan tarawih di masjid.

“Untuk kegiatan ini, marilah bersama-sama untuk menjaga kondusivitas dengan protokol kesehatan. sekali lagi, Saya minta tolong agar para jamaah disarankan tetep menggunakan masker saat beribadah.

Disinilah, Bupati Pati meminta masyarakat untuk mempertahankan situasi yang cukup kondusif ini. “Minimal kita pakai masker kalau ada aktivitas, jangan lupa cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan.

Semoga himbaun ini agar para tenaga pendidik agama ikut berpartisipasi meringankan beban warga terdampak Covid-19.“Kemudian dengan keprihatinan kita tetap bisa memberikan sesuatu dari nilai kecil sebagai bentuk perhatian,”cetus Bupati Pati.(@gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi