Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (10 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (13 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (20 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (20 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (22 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (23 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 hari yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu)
INFODESA 07 Juli 2021, 21:08 WIB 1,768 PDF

Bupati Pati Tegaskan ke Camat Agar Pantau Warga Jalani Isolasi Mandiri

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Pati Tegaskan ke Camat Agar Pantau Warga Jalani Isolasi Mandiri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Bupati Pati Haryanto menghimbau pada para camat untuk senantiasa memantau warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di tiap desa.

Pihaknya mengingatkan agar Puskesmas selalu mengontrol kondisi warga yang menjalani isolasi mandiri dengan selalu mengandeng pihak pemerintah desa, bidan desa dan pihak – pihak terkait lainnya seperti Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Hal tersebut pihaknya sampaikan, Rabu (7/7), dalam rapat koordinasi evaluasi implementasi PPKM darurat secara terbatas di Pendopo Kabupaten Pati yang juga diikuti para pimpinan OPD dan 29 Puskesmas se-Kabupaten Pati.

“Yang sedang menjalani isolasi mandiri, apabila satu RT terdapat lima KK yang terdampak Covid – 19, maka satu RT di lockdown, artinya keluar masuk tidak boleh. Puskesmas juga dapat mengajak kerjasama pemerintah desa, atau bidan desa melalui camat. Dengan demikian, penanganan pasti selesai”, ujar Haryanto.

Bupati juga mengingatkan pada para kepala desa agar dapat mengelola dana desa minimal 8% untuk penanganan Covid – 19 sehingga tidak harus mengandalkan dari anggaran pemerintah kabupaten saja.

“Selain itu, OPD-OPD juga program kerjanya banyak terkuras lantaran terkena refocussing yang mana refocussing ini demi penanganan Covid – 19. Oleh karena itu, kita harus bersama – sama agar kasus Covid – 19 berangsur menurun”, tegasnya.

Pihaknya pun mengajak semuanya untuk guyub dan bersama – sama dalam upaya penanganan Covid – 19 di Kabupaten. Jangan sampai segala upaya yang telah dilakukan dengan maksimal seakan menjadi sia – sia.

“Tak hanya melaporkan data jumlah kasus, tapi juga melaporkan jumlah data pasien yang sudah sembuh. Kalau datanya seperti itu sudah jelas menganalisanya enak. Sebab faktor pengurang jumlah kasus yakni tingkat kesembuhan itu sangat penting sebagai gembaran penanganan Covid – 19 di daerah”, pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi