Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (56 menit yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (1 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (2 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (12 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (15 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (22 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (22 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Juni 2021, 19:19 WIB 2,141 PDF

Catatan Fraksi PKB Tentang Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Lamsel Ta-2020 Dalam Pandangan Akhir Fraksinya

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Catatan Fraksi PKB Tentang Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Lamsel Ta-2020 Dalam Pandangan Akhir Fraksinya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, dari fraksi PKB, menilai pemerintah daerah belum mampu mengelola keuangan dan anggaran secara maksimal.

Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKB, H.Romli, saat Rapat Paripurna tentang Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020, yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Kamis (17/6/2021)

Melalui juru bicaranya Fraksi PKB dalam pandangan Akhir fraksinya menilai bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan masih menyisakan SILPA yang lumayan besar jumlahnya.

“Untuk itu dalam melaksanakan penyususnan, perencanaan dan penganggaran agar didahului dengan pengkajian secara , mendalam dan matang, sehingga program dapat dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga dapat meminimalisir terjadinya SILPA.”kata juru bicara Fraksi PKB, Romli.

Setelah mempelajari dan mencermati bahan buku yang disampaikan oleh Bupati Lampung Selatan terhadap Ranperda Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020, yang dibahas dalam rapat Banggar, maka Fraksi PKB memberikan beberapa catatan,

Bahwa, Selama ini Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan senantiasa menyisakan SILPA yang lumayan besar jumlahnya.

Untuk itu Fraksi PKB meminta kepada pemerintah daerah dalam melaksanakan penyususnan, perencanaan dan penganggaran agar didahului dengan pengkajian secara cermat yang mendalam dan matang, sehingga program dapat dilaksanakan tepat waktu sekaligus tepat sasaran. Dengan begitu
Penyerapan anggaran pun dapat tercapai dengan maksimal sekaligus dapat meminimalisir terjadinya SILPA.

Selain itu Fraksi PKB juga meminta pemerintah daerah dapat melaksanakan Program kegiatan yang belum terealisasi yang mengakibatkan terjadinya SILPA, sehingga dimunculkan kembali pada Tahun Anggaran 2021, terutama pada program kegiatan pembangunan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan hasil pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dikatakan Pembangunan merupakan bagian penyelenggaraan pemerintahan, sedangkan penyelenggaran pemerintahan terutama dibidang pembangunan sangat bergantung apada Pendapatan Daerah khusunya Pendapatan Asli Daerah.

Untuk itu Pajak Daerah dan retribusi daerah di tahun 2020 yang targetnya belum tercapai dapat dijadikan perhatian serius bagi para Organisasi Perangkat Daerah agar mampu mencapai target yang telah dibebankannya.

Fraksi PKB juga meminta kepada pemerintah daerah dapat menindak lanjuti e-Pokir yang merupakan amanah dan peraturan perundang-undangan, sehingga harus dilaksanakan.

Karena e-Pokir merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus penumbuhan tingkat kepercayaan pada wakilnya di DPRD. Jangan sampai masyarakat menjadi apatis dan hilang kepercayaan akibat dari Pemerintah Daerah mengabaikan e-Pokir saat penyususnan anggaran

Fraksi PKB juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan agar segera melakukan penataan asset dengan menerbitkan surat kepemilikannya menjadi aset pemerintah Daerah. Sebab apa bila dibiarkan maka akan berdampak adanya orang yang menguasai aset dan berakhir dengan polemik, sebelum itu terjadi maka harus segera diurus dan ditata.”tegas Romli di ujung penyampaian pandangan akhir fraksinya. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi