Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (22 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 17 Agustus 2025, 08:34 WIB 1,102 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Catatan Haru Seorang Jurnalis di Hari Kemerdekaan

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Catatan Haru Seorang Jurnalis di Hari Kemerdekaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS — Detik demi detik upacara HUT RI terasa begitu khidmat. Sang Merah Putih perlahan naik ke langit pagi, diiringi lantunan lagu kebangsaan yang menggema penuh semangat. Di balik barisan peserta upacara, seorang jurnalis berdiri dengan pena dan kertas di tangannya. Ia berusaha menangkap setiap momen, setiap detail, setiap rasa yang hadir di tengah lapangan itu.

Namun di balik tugasnya menulis, ada getar haru yang sulit ia sembunyikan. Saat melihat para pelajar dengan seragam putih-putih yang rapi, ia teringat pada cita-cita bangsa yang diwariskan oleh para pejuang. Saat menyaksikan veteran yang tegak meski renta, matanya berkaca-kaca. Ada rasa bangga, ada juga rasa tanggung jawab yang menggelayut di dadanya.

Sebagai jurnalis, ia tahu dirinya bukan sekadar melaporkan jalannya upacara. Ia sedang merekam sejarah kecil dari sebuah bangsa besar. Ia sedang menulis tentang makna kemerdekaan, bukan hanya tentang protokol dan susunan acara. Dalam setiap kata yang ia goreskan, terselip doa agar kemerdekaan ini terus terjaga, agar semangat persatuan tak pernah pudar.

Hari itu, di antara barisan bendera, dentuman drum, dan doa yang mengalun, seorang jurnalis menemukan kembali makna kemerdekaan bagi dirinya: sebuah perjalanan panjang yang layak dikenang, ditulis, dan diwariskan lewat kata-kata. (Penulis Sugeng)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi