Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (2 menit yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (2 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (13 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (20 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (20 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (22 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (22 jam yang lalu)
INFODESA 04 Juli 2022, 16:36 WIB 2,539 PDF

Cegah Stunting Pemkab Lampung Selatan Bakal Kembangkan Beras Biofortivikasi Dengan Varietas Unggul

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Cegah Stunting Pemkab Lampung Selatan Bakal Kembangkan Beras Biofortivikasi Dengan Varietas Unggul
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Sebagai bentuk upaya pencegahan Stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan antusias bakal mengembangkan beras Biofortivikasi dengan varietas unggul padi Inpari IR Nutri Zinc, yang didapat dari bantuan Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Lampung.

Hal tersebut diketahui saat Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menggelar audensi bersama Kepala BPTP Provinsi Lampung Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si, yang berlangsung di ruang kerja Bupati setempat, Senin (4/7/2022).

Nanang mengatakan, pemerintah daerah bakal menanam padi varian tinggi nutri zinc untuk memastikan tersedianya ketahanan pangan daerah dalam pencegahan stunting.

Salain itu Nanang juga menilai bisa membantu daerah lain yang menjadi lokus permasalahan Stunting.

“Tentunya harus didukung dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Lampung Selatan. Sehingga harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh pemerintah daerah.”kata dia.

Menurutnya Beras stunting, ini bisa menjadi sumber PAD kita bisa menyuplai saudara saudara kita, kalau memang beras kita surplus. Kita juga ada petani milenial, lahan kita ada. “Kebetulan sawah kita sudah mulai berkurang, kalau ladang kita bisa ubah jadi sawah ini bagus.”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan selain memanfaatkan hasil produksi, pihaknya juga akan membuka wisata pengembangan pertanian agar bisa menjadi pusat percontohan bagi masyarakat, sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) kedepannya.

“Kita menjadi tempat wisata pertanian, peternakan, mulai pendataan aset, kita kolaborasi, kerjasama untuk wisata di Lampung Selatan. Harus smart, cepat, sekarang ini yang kita hadapi adalah kecepatan, saya akan tindaklanjuti,”katanya.

Sementara itu Kepala BPTP Provinsi Lampung Dr. Drs. Jekvy Hendra, M.Si menjelaskan, beras dengan kandungan zinc tinggi bisa menjadi salah satu upaya dalam pemenuhan gizi ibu hamil dan bayi, sehingga dapat mencegah adanya permasalahan stunting sejak dini.

Agar tepat sasaran, Jekvy juga menyarankan agar perangkat daerah seperti Dinas Tanaman Pangan, Holtikutra dan Perkebunan serta Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dapat bekerjasama dengan baik.

“Ini bisa mengatasi permasalahan stunting, alhamdulillah sekarang ada beras dengan nutri zink nya tinggi sekali. Kami BPTP berkewajiban untuk menyediakan kebutuhan benih beras nutri zink, kandungan beras yang dihasilkan untuk ibu hamil, masa bayi dan selanjutnya. Saya harap ada kerjasama antara Dinas kesehatan dan Dinas PMD untuk program ini,” ungkapnya.

Jekvy Hendra menjelaskan, BPTP Provinsi Lampung memiliki program pada sektor pertanian, yaitu bantuan bibit beras Inpari Nutri Zinc yang akan diberikan kepada seluruh desa se-Kabupaten Lampung Selatan.

Oleh karenanya, Jekvy berharap, benih padi varietas Inpari IR Nutri Zinc ini dapat dikembangkan dengan baik di Kabupaten Lampung Selatan. Bahkan, dirinya juga menyatakan BPTP Provinsi Lampung siap untuk membantu pemerintah daerah pada sektor pertanian.

“Kami menyediakan benih benih beras nutri zink untuk memback-up semua daerah terutama wilayah stunting yang dimiliki oleh masing masing kabupaten khususnya Lampung Selatan. Setelah hasil panen, kami mengharapkan adanya koordinasi dengan posyandu. Kami dari BPTP siap membantu pak,” jelas Jekvy. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi