LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Menindaklanjuti adanya pemberitaan mengenai kondisi rumah warga tak layak huni di desa Karang Pucung Kecamatan Way Sulan. Camat Madro,i bersama anggota DPRD Lampung Selatan, Dede Suhendar bergerak cepat dengan turun langsung meninjau lokasi, Rabu (1/10/2025)
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyaksikan langsung kondisi rumah Rospiyanah (34) warga Desa Karang Pucung yang sudah tidak layak huni akibat kerusakan di berbagai bagian bangunan.
Turut hadir Ka UPT Puskesmas Way Sulan, dr Supriyanto, Sekdes Karang Pucung, Muhammad Wastono serta Kadus setempat Ria Kristian.
Sebagai bentuk perhatian, selain melakukan pendataan untuk program bantuan perbaikan rumah, Camat Madro,i dan anggota DPRD Lampung Selatan , Dede Suhendar juga memberikan bantuan paket sembako guna meringankan beban sehari-hari keluarga tersebut.
Madro,i menegaskan bahwa pemerintah kecamatan tidak akan tinggal diam melihat kondisi tersebut.
“Sebagai pemerintah di tingkat kecamatan, kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun DPRD agar warga yang masih tinggal di rumah tak layak huni mendapat prioritas perhatian. Hari ini kami membawa sembako sebagai bentuk kepedulian, namun yang paling penting adalah bagaimana rumah warga ini bisa segera mendapatkan bantuan perbaikan melalui program resmi pemerintah. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi warga yang tinggal dalam kondisi yang tidak layak,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Lampung Selatan, Dede Suhendar menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat.
“Kami di DPRD berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, terutama warga yang masih tinggal di rumah tak layak huni. Bantuan sembako ini memang sifatnya darurat, tapi yang lebih penting adalah memastikan ada program nyata dari pemerintah agar rumah-rumah seperti ini bisa segera diperbaiki. Masyarakat tidak boleh dibiarkan hidup dalam kondisi serba kekurangan tanpa perhatian negara,” tegasnya.
Warga penerima bantuan pun tampak terharu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap ke depan ada tindak lanjut nyata, bukan hanya sebatas kunjungan, agar rumah mereka dapat segera diperbaiki sehingga bisa ditempati dengan lebih layak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum sinergi antara pemerintah kecamatan dengan legislatif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang selama ini belum tersentuh program perumahan layak huni. (Red)