Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (16 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (19 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (22 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (23 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (23 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 Januari 2019, 12:04 WIB 361 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Cerita Pilu Revan Saat Bertahan Dari Hantaman Tsunami

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Cerita Pilu Revan Saat Bertahan Dari Hantaman Tsunami
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

(foto Revan Bersama Dr.Wahyu Wibisana saat di Posko Kesehatan wilyah Lampung /dokumen Dr Wahyu wibisanaW)

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Kisah bocah tangguh yang selamat dari bencana tsunami yang menghantam Selat Sunda, termasuk wilayah pesisir pantai Lampung Selatan. dimana ada seorang bocah kelas II SD yang tinggal berdua bersama ibunya dan tempat tinggalnya hancur luluh lanta akibat hantaman gelombang tsunami.

Berdasrkan informasi yang dihimpun Infodesanews.com. Bukan hanya tempat tinggalnya yang hancur dan hilang, semua apa yang dimiliki termasuk ibunya pun meninggal akibat bencana yang melanda daerahnya.

Bocah tangguh itu,Revan Cio Putra Depati namanya
Anak laki-laki Kelas II SD tinggal di desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan, tepat di bibir pantai yang indah, sejuk nan menawan.

Dua tahun silam Ayahanda Revan telah lebih dulu meninggalkan mereka berdua, kini Revan hanya hidup berdua bersama Ibunda tercinta.

foto

Diceritakan Namun Pada Saat terjadi musibah Tsunami pada (22/12) yang menerjang di wilayah pesisir pantai Lampung Selatan. termasuk dimana Revan tinggal. dirinya terseret ombak dan tertimbun reruntuhan bangunan dan puing-puing.selama lebih dari 6 jam.

Revan berusaha untuk bertahan hidup dan sesekali merintih minta pertolongan , tepat menjelang subuh warga sekitar melihat gerakan dan mendengar suara rintihan dari arah dimana Revan terjebak puing-puing dan reruntuhan bangunan. beruntung warga dapat menyelamatkan Revan dari jebakan puing dan reruntuhan dengan posisi kaki kiri terjepit.

Tapi sayang nasib dan takdir berkata lain Ibunda tercinta Revan tak dapat diselamatkan dari hantaman ganasnya gelombang tsunami yang memporak porandakan tempat tinggal meraka.

Kini Revan harus menjalani hidup sendiri tanpa ada belaian dan kasih sayang dari kedua orangtuanya, kerena kedua orangtuanya telah pergi untuk selama lamanya.

“Revan yang sabar ya. Kamu adalah salah satu dari sekian ratus korban yang selamat, kamu adalah pilihan Allah swt yang di selamatkan olehnya.
“Kini Revan Cio Putra Depati menjadi anak yatim piatu.”pungkas Dr. Wahyu Wibiysana di ahir cerita yang di sampaikan kepada Infodesanews.com. melalui pesan Whatsapp nya. Kamis (3/1) (Sg)

Sumber Team Dokter yang bertugas di Posko Kesehatan IDI wilayah Lampung.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi