Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 03 Agustus 2021, 08:35 WIB 1,127 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Corona Melonjak Terus di Lutra, Terpapar 14 Positif Meninggal 1

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Corona Melonjak Terus di Lutra, Terpapar 14 Positif Meninggal 1
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Kasus positif Corona Virus di Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, pada Senin 2 Agustus 2021 bertambah lagi 14 kasus baru.

“Dengan tambahan itu, total kasus infeksi Corona di Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang menjadi 2096 orang dan total yang hidup 2033 orang, total pasien dinyatakan sembuh 1604 orang, dan meninggal dunia 1 orang lagi, sehingga menambah total orang meninggal di Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) 64 orang,” sebut Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lutra I Komang Krisna, SKM, M.Kes.

Juru Bicara (Jubir) Covid-19 secara tegas mengungkapkan, penyebab meningkatnya kasus baru adalah karena semakin banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Dan, 12 Kecamatan di Lutra sudah zona orange. Dari 15 Kecamatan masih ada satu kecamatan yang zona hijau yakni Kecamatan Seko dan 2 Kecamatan yang zona kuning yakni, Kecamatan Rongkong dan Kecamatan Rampi. Ketiga kecamatan tersebut berada di pegunungan.

Bahkan dari 15 Kecamatan di Bumi Lamaranginang, menurut data pantauan covid-19 Luwu Utara hari Senin (2/8) pukul 12.00 Wita, Kecamatan Baebunta yang terkonfirmasi positif corona 1 orang, Bone-Bone 7 orang, Malangke Barat 5 orang, dan 1 pasien meninggal dari Kecamatan Sukamaju Selatan di Desa Rawamangun.

“Komang panggilan akrab Jubir Covid-19 Lutra merincikan bahwa, dari 14 orang terpapar positif corona hari ini berasal dari Desa Baku-Baku, Pao, Waetuwo masing-masing 1 pasien dan 2 pasien berasal dari Desa Arusu Kecamatan Malangke Barat. Dari Kecamatan Baebunta 1 pasien di Desa Radda’. Serta 2 pasien dari Kelurahan Bone-Bone dan ,asing-masing 1 pasien di Desa Banyu Urip, Sukaraya, Tammuku’ dan Desa Patoloan Kecamatan Bone-Bone,” urainya.

Akan tetapi, hal itu tidak boleh membuat kita semua lengah. Makanya, untuk menjaga agar kita semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) setiap keluar rumah beraktivitas, guna menjaga sebaran dan pencegahan corona.

Peningkatan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan sesungguhnya memang harus terus kita tingkatkan. Apalagi, mengingat akhir-akhir ini melonjak terus corona di Bumi Lamaranginang julukan Kabuoaten Luwu Utara.

“Kita ingin ingatkan terus bahwa, pandemi ini sesungguhnya menjadi ujian kepatuhan bersama terhadap tanggung jawab etis untuk mewujudkan keinginan bersama yakni, hidup nyaman tanpa Corona serta penyakit lainnya. Kita menyampaikan itu lantaran belakangan ini banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan,” pesan Komang mengingatkan.

Makanya, harus  dibangun kesadaran bersama bahwa, mematuhi protokol kesehatan merupakan upaya dan langkah semua orang mewujudkan kepastian baru di tengah periode pandemi Covid‑19 yang telah merusak segala‑galanya. Upaya mewujudkan kepastian baru menjadi kehendak semua orang. Keharusan mematuhi dan patuh melaksanakan protokol kesehatan mutlak membutuhkan partisipasi semua elemen masyarakat.

Patut untuk dicatat bersama bahwa kepatuhan mutlak pada protokol kesehatan itu bisa mewujudkan target ganda. Pertama, memutus penularan covid‑19 itu sendiri. Kedua, menjadi upaya bersama mengakhiri ketidakpastian yang ditimbulkan wabah virus Corona ini.

“Komang menambahkan bahwa, yang masih dirawat atau diisolasi 431 pasien. Dengan rincian 32 pasien masih dirawatbdi RSUD Andi Jemma Masamba, 9 pasien dirawatbdi RS Hikmah Sukamaju, 17 pasien dirawatbdi RS Hikmah Masamba serta 373 pasien juga di isolasi mandiri,” tandasnya.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi