LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Anggota DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto, turut mendampingi Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, dalam pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Wahyu Cokroningrat, yang dipusatkan di Lapangan Tunas Jaya Desa Purwodadi Dalam Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten setempat, Jum,at malam , (25/7/2025)
Pagelaran seni wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Wahyu Cakraningrat, yang dimainkan oleh Ki Dalang Didik Purwo Waseso, menggambarkan anugerah atau ilham yang diberikan kepada seorang pemimpin untuk memerintah dengan baik dan bijaksana, membawa kesejahteraan bagi rakyatnya, dan menjaga keseimbangan dunia, dalam rangka bersih Desa sekaligus memperingati tahun baru Islam 1447 H.
Dalam sambutannya, Bupati Egi tak hanya menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal, tetapi juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Selain menjaga budaya, kita juga terus berupaya membenahi infrastruktur. Tahun ini, ruas jalan utama yang menghubungkan Desa Jati Indah Kecamatan Tanjung Bintang dengan Desa Purwodadi Dalam Kecamatan Tanjung Sari, akan segera diperbaiki untuk menunjang mobilitas dan ekonomi warga,” ujar Bupati Egi disambut tepuk tangan masyarakat.
Sementara itu, anggota dewan dari Fraksi Gerindra yang berjuluk konco yasinan itu, mengungkapkan bahwa kehadirannya bersama Bupati Egi sebagai bentuk dukungan penuh terhadap upaya pelestarian seni budaya, khususnya wayang kulit yang sarat nilai-nilai filosofi kehidupan.
“Wayang bukan hanya tontonan, tapi juga tuntunan. Lakon Wahyu Cokroningrat ini memberi pesan tentang amanah kekuasaan dan tanggung jawab seorang pemimpin,” ujar mantan komisioner KPUD Lampung Selatan dua periode itu.
Dwi Riyanto juga mengapresiasi langkah tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi antara eksekutif dan legislatif akan terus diperkuat demi kemajuan Lampung Selatan.
Acara yang berlangsung meriah hingga dini hari, masyarakat tampak khusyuk menyaksikan setiap adegan wayang yang disuguhkan dengan penuh makna itu, juga dihadiri para pejabat struktural pemerintah Kabupaten, Forkopimcam, dan jajaran kepala desa dari tiga Kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Sari, Tanjung Bintang dan Kecamatan Merbau Mataram. (red)