Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (16 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (16 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (17 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Agustus 2020, 15:41 WIB 1,607 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dana Stimulan Rp.50 Juta Bukan di Berikan Secara Tunai: Tapi Dibuatkan Huntap Type 36 dan Dibelikan Tanah

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dana Stimulan Rp.50 Juta Bukan di Berikan Secara Tunai: Tapi Dibuatkan Huntap Type 36 dan Dibelikan Tanah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS | Pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai dari Rp 10 juta sampai Rp 50 juta untuk membangun hunian tetap (huntap). Dana stimulan itu akan diberikan kepada korban bencana yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat.

Hal ini dituturkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutra, Muslim Muhtar pada media ini, Minggu (30/8/2020) siang melalui via jejaring whatsapp.

” Muslim Muhtar mengatakan, bagi warga yang rumahnya rusak berat dan tak dapat dihuni, pemerintah akan membangunkan hunian tetap (huntap) dan membelikan tanah/hibah. Namun, masyarakat akan mendapatkan dana hunian tetap sebesar Rp 50.000.000, untuk rumah rusak berat, rumah rusak sedang Rp.25 juta dan rusak ringan Rp.10 juta,” ujar Kepala BPBD Lutra.

Menurutnya, dana stimulan tersebut dari pemerintah pusat/BNPB tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, tapi diberikan dalam bentuk ramuan rumah dan dibangunkan dan lokasi tanah untuk hunian tetap akan dihibahkan dan itu menjadi hak milik warga korban bencana banjir bandang.

Hunian tetap yang dibangun pemerintah nantinya adalah bangunan type 36. ” Jadi, tidah usah miki’ kuatir, pemerintah menyediakan kelebihan tanah, agar kedepan nantinya masyarakat bisa melakukan pengembangan rumah dan ukurannya masih sementara dibahas, tentu ini pemerintah sudah memikirkannya,” terang Muslim Muhtar.

Lanjut Kepala BPBD di WhatsApp nya menambahkan bahwa, Bupati Lutra, Indah Putri Indriani terus berupaya agar bantuan dana stimulan untuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat korban bencana banjir bandang tanah longsor bisa segera terwujud, termasuk Dana Tunggu Hunian (DTH) dari BNPB dan Bupati langsung menemui Kepala BNPB Doni Monardo.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi