Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (18 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (21 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (23 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 30 November 2018, 07:02 WIB 2,023 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Desa Nabung Saham Desa Sidorejo Mencapai Rp 8 Miliar Perbulanya

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Nabung Saham Desa Sidorejo  Mencapai Rp 8 Miliar Perbulanya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan menjadi Desa Nabung Saham ke-2 Se-Indonesia, berhasil menjalankan literasi sebesar 35% dengan inklusi keuangan mencapai 30% selama kurun waktu 10 bulan terakhir.

Hal tersebut diketahui dalam Rapat Pleno dan pembahasan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Lampung, bersama stakeholder Se-lampung di Ballroom Sheraton, Kamis (29/11).

Program desa nabung saham dijadikan salah satu point rekomendasi kegiatan di tahun 2019 mendatang. “Dijelaskan pengembangan desa nabung saham sidorejo, selama kurun waktu 10 bulan terakhir nilai transaksi dari masyarakat mencapai 8 miliar perbulannya.

“Pada kesempatan itu salah satu rekomendasi point kegiatan di Tahun 2019 adalah salah satunya mendorong agar program desa nabung saham hadir di daerah lain di Provinsi Lampung,”jelas Refa Risnadi selaku humas tim desa nabung saham sidorejo.

Refa juga menambahkan, selain mendorong perekonomian masyarakat, program yang bernaung pada Bursa EfeK indonesia (BEI) tersebut juga bertujuan untuk memangkas menjamurnya investasi bodong.”imbuhnya.

Dengan terus mensosialisasikan program ini, diharapkan makin banyak masyarakat yang mengenal desa nabung saham, maka secara tidak langsung ini juga akan berdampak untuk mengurangi resiko masyarakat akan terjebak dari investasi bodong,”tutupnya.

Sementara itu, dalam kegiatan rapat pleno dan pembahasan program kerja TPKAD yang dipimpin langsung oleh Pj. Sekprov Lampung, Hamartoni Ahadis tersebut dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Indra Krisna, KKP BEI Lampung Hendy Prayogi, tim TPKAD Se-provinsi Lampung dan stakeholder.(Sg/wan)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi