Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (7 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (10 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (17 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (17 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (18 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (20 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (21 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 26 Desember 2021, 09:46 WIB 1,044 PDF

Diduga Ada Keterlibatan Oknum TNI AD, Inilah kata Kapendam

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Diduga Ada Keterlibatan Oknum TNI AD, Inilah kata Kapendam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANDUNG,INFODESANEWS.COM – Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, melaksanakan konferensi pers bertempat di Mapolda Jabar, Jalan Sukarno Hatta No. 748 Gede Bage Kota Bandung, Jawa Barat, Jum`at (24/12/2021) kemarin.

Dalam konferensi persnya Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, terlebih dahulu membeberkan kasus kecelakaan yang beinisial HH (16) dan Sa (14) yang menuai sorotan publik. Mereka ini ditabrak di Jalan Nasional Nagreg, Kabupaten Bandung.

Keduanya diduga ditabrak oleh minibus Izusu Panther berwarna hitam Nopol B 300 Q dari arah Bandung, pada 8 Desember 2021 lalu. Usai ditabrak itu, tubuh keduanya kemudian dibawa oleh pengendara mobil yang menabraknya.

Lama tak ada kabar, ternyata jasad Handi dan Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu di lokasi yang berbeda. Handi ditemukan di aliran Sungai Serayu, Banyumas. Sedangkan Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu, Cilacap. Jarak dua jasad itu sekira 16 kilometer.

Dengan adanya kejadian tersebut, yang diduga pelaku terindikasi adalah oknum TNI AD, dalam konferensi pers di Polda Jabar Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto menegaskan, bahwa pada hari ini, Jum`at 24 Desember 2021 pagi Pukul 09.00 WIB Penyidik Pomdam III/Slw telah menerima pelimpahan perkara dari penyidik Polrestabes Bandung.

Terkait hal tersebut, “Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto, telah memerintahkan Danpomdam III/Slw untuk melakukan penyelidikan secara intensif dengan harapan bisa segera diketahui pelakunya,” tegas Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto.

Lanjutnya menyampaikan, memang kalau dilihat dari bukti permulaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku diduga oknum TNI AD. Namun, kita tetap menunggu hasil penyidikan yang dilakukan Pomdam III/Slw, pungkas Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto.

Hadir dalam konferensi pers di Polda Jabar, Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, Danpomdam III/Slw, Kabid Humas Polda Jabar, dan Kapolresta Bandung. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi