Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (3 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (10 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (10 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (11 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (18 jam yang lalu)
INFODESA 24 Agustus 2023, 14:52 WIB 542 PDF

DIduga Ada Pelecehan Seksual Keluarga Korban Penjemputan Paksa Minta Polisi BAP Ulang

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DIduga Ada Pelecehan Seksual Keluarga Korban Penjemputan Paksa Minta Polisi BAP Ulang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Asisten Rumah Tangga (ART) warga Kabupaten Lampung Selatan, HLN (16) dan warga Kabupaten Tanggamus, LA (16) korban penjemputan paksa oleh oknum jaksa berinisial RR beberapa waktu lalu, akui telah mendapat tindakan pelecehan dan kekerasan.

Tak hanya itu, kedua korban juga mengaku kerap mendapat ancaman dari oknum jaksa RR usai kedua korban dijemput paksa oleh RR dikediaman orang tua HLN di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan.Kamis (24/8/2023)

Salah satu korban yang berinisial LA membenarkan, bahwa dirinya telah mendapat pelecehan. Kala itu, RR membangunkan LA yang tengah tertidur dengan cara meremas pantatnya.

“ Dirumah HLN waktu itu cuma ada kita berdua (HLN dan LA) lagi tidur. Pak RR nyelonong masuk bangunin kita berdua, Pak RR meremas pantat saya sambil ngomong ‘halo, ketemu lagi kan sama saya’,” Ucap LA kepada Media, Rabu (23/8).

Melihat kehadiran RR dikediaman orang tua HLN, sontak kedua koban terkejut. Usai kedua korban dibangunkan oleh RR saat tengah tertidur, kedua korban digiring masuk kedalam mobil RR sembari diancam.

“ Kata Pak RR ‘ayo cepat cepat masuk mobil, jangan macam-macam kalian’. Kita digiring masuk mobil Kijang Innova warna abu-abu silver milik Pak RR sampai nggak sempet pakai sendal,” Ujarnya LA.

Parahnya lagi, kedua korban juga sempat ditodong menggunakan pistol layaknya pelaku kriminal kelas kakap. Itu, dilakukan oleh RR kepada kedua korban sesaat tiba dikediaman RR.

“ Begitu sampai dari rumah HLN dan turun dari mobil, Pak RR buka bagasi mobil terus ngambil pistol warna silver dan ada warna emasnya. Pistol itu ditodong ke kepala kita berdua, saya yang ditodong duluan di bagian kepala sebelah kiri,” Papar LA.

Bukan hanya LA saja, kekerasan yang lebih parah justru dialami oleh HLN. Disaat dalam perjalanan menuju rumah RR, tangan HLN terluka akibat terkena pisau yang RR gunakan untuk mengancam korban.

“ Kena tangan sebelah kiri, sakit sampai berdarah. Pisaunya warna silver, ukurannya sekitar sejengkal, pisau itu diambil sama Pak RR dari dasbor mobil,” Pungkas HLN.

Sama halnya seperti LA, HLN juga mengaku ditodong dengan pistol oleh RR di bagian kepala sebelah kiri. Usai ditodong, kepala mereka berdua juga dipukul menggunakan tongkat baseball.

“ Abis buat nodong kita pistolnya ditaruh diatas tas di bagasi, abis itu Pak RR ngambil pukulan baseball terus dipukulin ke kita berdua ke kepala tiga kali,” Imbuhnya.

HLN belum dapat memastikan kejadian itu ada yang menyaksikan atau tidak. Yang jelas, kejadian penodongan pistol dan pemukulan menggunakan tongkat baseball itu dipastikan terekam kamera CCTV.

“ Kejadiannya itu di garasi mobil. Kemungkinan nggak ada yang liat, tapi ada CCTV. Totalnya ada tiga CCTV, yang satu menghadap jalan, yang dua menghadap ke kita orang, kanan dan kiri,” Tutupnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, majikan kedua ART tersebut yang notabenenya seorang jaksa, RR menyangkal telah melakukan tindak kekerasan terhadap kedua korban.

“ Yang di Polda itukan sudah clear, sudah diperiksa semua. Saya juga disitu jarak tiga meter, mendengar keterangan dan hasil fisumnya juga nggak ada kurang suatu apapun, lecet baret juga nggak ada,” Bebernya.

Kendati begitu, RR menyerahkan kasus ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Dalam kasus ini, RR mengaku telah beberapa kali diperiksa oleh jajaran Polda Lampung.

“ Fakta hukumlah yang kita kedepankan dalam penegakan hukum. Setelah dilakukan pengecekan seksama, itulah yang jadi pedoman kita. Dari awal penculikan tidak ada, saya baik-baik, tidak pakai penutup wajah, saya panggil tetangganya dua orang, saya ke rumah (rumah HLN) baik-baik,” Imbuhnya.(Tim/Ronald)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi