Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (16 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (16 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (17 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 11 Desember 2023, 10:07 WIB 2,244 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dinkes Ingatkan Warga Garut untuk Mewaspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Baru

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dinkes Ingatkan Warga Garut untuk Mewaspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Baru
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

GARUT, INFODESANEWS | Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mengingatkan warganya untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Covid-19, seiring merebaknya varian Eris dan EG.5 yang merupakan turunan dari varian omicron. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Asep Surachman, menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di beberapa negara, termasuk Singapura, mengalami peningkatan signifikan dalam dua minggu terakhir hingga dua kali lipat mencapai angka 26 ribu kasus.

“Terus di beberapa negara lain pun Malaysia sama, Indonesia kemarin kita menemukan sekitar 267 perminggu, tapi hari kemarin kita menemukan 130-an,” ungkap Asep, di Kantor Dinkes Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (7/2/2023).

Asep menjelaskan, di Kabupaten Garut sendiri dalam satu minggu terakhir telah menemukan satu kasus Covid-19, namun kasus tersebut merupakan laporan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan di Bandara Soekarno-Hatta, di mana salah seorang warga tersebut merupakan warga yang telah melaksanakan ibadah umroh.

“Dan ada beberapa juga yang kita curigai, tapi saat ini kita belum melaporkannya karena untuk di Garut sendiri kita tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan berupa testing dan tracing, tapi sampai saat ini kita belum menunjukkan adanya peningkatan (Covid-19) untuk di Kabupaten Garut sendiri. Tapi kewaspadaan itu ada,” ucapnya.

Dalam konteks ini, Asep menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi warga dengan penyakit komorbid atau status vaksinasi Covid-19 belum lengkap. Ia merujuk pada imbauan WHO yang mencabut status pandemi menjadi endemi pada 5 Mei 2023 dan pernyataan Presiden Joko Widodo pada 23 Juni 2023.

“Pada awal-awal dicabutnya pandemi ke endemi, kita boleh tidak menggunakan masker di tempat-tempat umum, kecuali memang orang itu lagi sakit, misalkan ada yang sakit batuk pilek diwajibkan untuk memasang masker untuk jangan sampai menularkan kepada orang lain,” ucapnya.

Meskipun beberapa pembatasan telah dicabut, Asep mengingatkan bahwa masyarakat, terutama yang mengalami gejala batuk pilek, segera istirahat dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Kondisi saat ini menuntut kerja sama untuk menjaga situasi pandemi tetap terkendali di Kabupaten Garut.

“Hati-hati terutama mereka-mereka yang memiliki penyakit komorbid, penyakit penyerta, dan status imunisasi atau vaksinasi Covidnya belum lengkap karena ini menjadikan faktor resiko untuk bisa terkena dan menyebabkan tingkat kefatalan,” ujarnya.***Myd/Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi