Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (18 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 06 Maret 2021, 16:53 WIB 1,769 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dinkes Kebut Vaksinasi, Gibran Ingin Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dinkes Kebut Vaksinasi, Gibran Ingin Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO-INFODESANEWS, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berharap pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tahun ajaran baru bisa dilakukan Juli tahun ini. Untuk itu, pihaknya mempercepat proses vaksinasi Covid-19 untuk prngajar yang saat ini sudah berjalan di sejumlah sektor lainnya. “Kami terus kejar vaksinasi untuk guru dan staf sekolah. Kita yakinkan kepada orang tua bahwa anak-anak dalam keadaan aman saat ke berkatifitas di sekolah,” papar Gibran.

Gibran menuturkan, belum ada instruksi apapun dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan vaksinasi pada para siswa. Menurutnya, vaksinasi bukan digunakan untuk kekebalan individu tetapi untuk kekebalan kelompok.  “Kalau para guru dan staf sekolah sudah tervaksin, otomatis ekosistem sekolah juga akan terlindungi terutama anak-anak. Saya mohon juga kerja sama pada orang tua agar anak-anak tetap diantar-jemput,” kata dia.

Menurutnya, pengawalan itu penting untuk memastikan anak-anak tetap berada dalam keadaan sehat dan jangan dipaksa untuk masuk sekolah ketika kondisi anak sedang tidak fit. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, dalam waktu dekat akan melakukan vaksinasi pada guru SMP dan SMA. “Mudah-mudahan bulan Maret ini bisa kita lakukan proses vaksinasi pada guru SMP dan SMA. Jumlah totalnya masih kita koordinasikan dengan beberapa lembaga terkait,” jelas Ning.

Ning menambahkan, guru SMP dan SMA jadi prioritas karena tingkat pendidikan ini akan segera melakukan PTM.  “Semua penting tapi diantara semua yang penting kan ada yang lebih penting. Intinya masyarakat tidak usah resah akan tiba waktunya semua mendapat giliran,” pungkas Ning. (aug/her)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi