Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 13 April 2020, 12:05 WIB 1,426 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Disdik Kota Surakarta Persilakan Siswa Manfaatkan Program TVRI dan RRI untuk Belajar di Rumah

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Disdik Kota Surakarta Persilakan Siswa Manfaatkan Program TVRI dan RRI untuk Belajar di Rumah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, TVRI mulai tanggal 13 April 2020 menayangkan Program Belajar dari Rumah. Salah satu tujuannya membantu masyarakat untuk tetap mendapatkan pembelajaran selama masa pandemi covid-19. “Belajar dari rumah baik yang dari TVRI maupun RRI silakan diikuti menyesuaikan Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) sekolah,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan kota Surakarta, Etty Retnowati kepada wartawan, Minggu (12/4).

Menurut Etty, prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) tetap dilaksanakan. Program dari TVRI dan RRI membantu sekolah, siswa dan orang tua, karena tidak semua siswa/orang tua mempunyai fasilitas belajar daring. Sekolah, orang tua dan siswa untuk memanfaatkan program TVRI atau RRI.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Solo, Ahmad Sukidi mengemukakan, pembelajaran di TVRI dalam rangka memberi referensi anak-anak yang biasa diberi oleh guru-guru yang berbasis daring. “Yang namanya pembelajaran yang bagus itu ya tetap di pandu guru dan tambah bagus lagi ya tatap muka,” ujarnya.

Apalagi tingkat pemahaman anak yang sekian juta siswa itu,menurut Sukidi, kalau melihat sangat berbeda beda. Anak sekarang sudah tidak lagi mau repot-repot berfikir. “Kan tidak ada PTS bagi kelas 7 dan 8 bagi anak SMP, tidak ada ujian sudah langsung lulus, tidak ada capaian kurikulum,” ungkapnya. (hr/tyo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi