Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (7 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (21 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Mei 2018, 14:12 WIB 2,030 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Djoko Nugroho ; Guru Merupakan Aktor Penting Harus Berinovasi

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Djoko Nugroho ; Guru Merupakan Aktor Penting Harus Berinovasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, Infodesanews.com –  Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan “Adiresy Smart Teaching Indonesia” di gelar di pendopo rumah dinas Bupati, Rabu (30/5/2018),

Bupati Djoko Nugroho mengajak seluruh guru untuk mulai merumuskan langkah inovatif dalam rangka pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Mengingat perkembangan ilmu dan teknologi semakin maju, sehingga penyelenggaraan pendidikan juga harus berkembang.

“Pelaksanaan pendidikan sangat dinamis dan terus berubah, sedangkan kita masih dihadapkan dengan belum meratanya kualitas pendidikan. Sehingga dalam memajukan pendidikan kita perlu menyusun langkah-langkah startegis untuk terus memperbaikinya. Guru sebagai salah satu aktor penting dalam pendidikan harus bisa berinovasi,” ucap Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa di tahun 2030 nanti Indonesia akan mengalami bonus demografi, dimana jumlah penduduk dengan usia produktif sangat banyak. Sehingga butuh kesiapan dunia pendidikan yang lebih baik untuk menghasilkan SDM yang unggul agar tidak kalah dengan SDM dari Negara lain.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pertamina, APKASI, dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara yang telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dalam penyelenggaraan Workshop kali ini. Ini acara bagus, semoga bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Blora,” lanjut Bupati.

Menurut Bupati, Workshop ini diarahkan khusus untuk guru PAUD dan SD yang memang ditugaskan memberikan pendidikan dasar dan pembentukan karakter sejak dini. Sehingga kedepan bisa memberikan terobosan yang bagus dalam peningkatan pendidikan dasar.

Di hadapan 300 an guru PAUD se Kabupaten Blora yang mengikuti workshop hari pertama, Bupati meminta agar seluruh guru PAUD selalu tersenyum dan memasang wajah gembira di depan anak-anak didiknya.

“Guru PAUD dilarang sedih di depan anak-anak. Begitu masuk kelas harus tersenyum. Jangan bawa masalah rumah tangga ke sekolah. Meskipun sepele, ini sangat penting untuk mendidik mental anak-anak agar selalu bersemangat dalam mendapatkan pendidikan,” tegas Bupati.

Bupati Djoko Nugroho juga mengajak Dinas Pendidikan dan seluruh guru untuk melakukan evaluasi sistem pendidikan yang ada di Blora. Pasalnya ketika kelulusan SD, Kabupaten Blora selalu menduduki peringkat lima besar di Jawa Tengah. Namun begitu masuk lulusan SMP dan SMA, prestasinya selalu bungkik (merosot-red).

“Dengan bibit yang sudah bagus, kenapa saat di SMP dan SMA prestasinya menurun. Ibarat tanaman, apa kita salah memberikan pupuk atau salah merawat. Ayo Pak Kadinas Pendidikan dievaluasi bersama,” pungkasnya.

Hari pertama workshop diikuti 300 an guru PAUD se Kabupaten Blora, sedangkan hari kedua besok akan diikuti seluruh guru SD se Kabupaten Blora dengan jumlah yang sama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Drs. Achmad Wardoyo M.Pd, Staf Ahli Bidang Pendidikan dan Kesehatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Himmatul Hasanah, M.P, serta para pembicara dari Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara.

Di sela acara juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Blora dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara tentang pelaksanaan Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan. (rsa-Tim/Adm)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi