Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (14 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (16 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (16 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (23 jam yang lalu)
INFODESA 16 Januari 2019, 23:42 WIB 1,231 PDF

DLH Blora Berinovasi Menggunakan Lalat Tentara Hitam

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DLH Blora Berinovasi Menggunakan Lalat Tentara Hitam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Salah satu inovasi baru untuk penanganan sampah ini pun mulai dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, yakni menerapkan pengeloaan sampah dengan metode BSF (Black Soldier Fly) atau sering disebut Lalat Tentara Hitam.

Lalat tersebut dimanfaatkan untuk membantu penguraian sampah yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah, Desa Temurejo, Kecamatan Blora. Sehingga sampah organik bisa terurai dan ramah lingkungan.

Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, DLH Kabupaten Blora, Drs. Didik Triarso menyatakan bahwa inovasi ini mulai diterapkan oleh pihaknya dan terbukti mampu mengurai sampah lebih cepat dan efisien.

“Kami terus berfikir bagaimana agar jumlah sampah di Blora bisa dimusnahkan tanpa menyebabkan pencemaran lingkungan. Akhirnya kami memilih dengan metode BSF ini,” ucapnya.

Tentang cara kerjanya, Kepala Seksi Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Blora, Prih Hartanto yang ditemui di TPA Temurejo menjelaskan bahwa lalat tentara hitam tersebut tidak dilepas begitu saja, namun diternak atau dikembangbiakkan dalam kawasan khusus terlebih dahulu.

“Pengembangbiakan lalat hitam ini untuk menghasilkan maggot atau belatung. Belatung dari lalat hitam inilah nanti yang akan bekerja untuk mengurai sampah, sehingga volume sampah akan berkurang dan mengurangi bau sampah,” terang Prih Hartanto.

Menurutnya, BSF atau sering disebut lalat tentara hitam dikembangbiakkan di tempat yang disebut nursery. Setelah lalat bertelur, telur-telur tersebut dipisahkan dan ditempatkan ditempat yang berbeda untuk proses penetasan.

Setelah menetas dan berusia 5 hari diletakkan pada sampah organik. Setelah 10 hari, maka larva tersebut sudah dapat dipanen dan ditebarkan ke tumpukan sampah untuk bekerja mengurai sampah.

Dengan adanya inovasi ini, Kepala DLH Kabupaten Blora, Ir. Dewi Tedjowati berharap jumlah sampah di Kabupaten Blora setiap hari bertambah bisa segera terurai secara alami dengan menggunakan metode BSF.

“Metode BSF efektif untuk mengurangi volume sampah di TPA, jadi metode ini bisa menjadi solusi permasalahan pengolahan sampah di Kabupaten Blora. Harapannya kedepan tidak hanya untuk sampah di TPA Temurejo saja, namun juga TPA sampah lainnya,” pungkas Ir. Dewi Tedjowati.***Red

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi