Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (21 menit yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (8 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (11 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (18 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (18 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (19 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (21 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (22 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu)
NASIONAL 19 Oktober 2021, 22:49 WIB 1,897 PDF

Dongkrak Ekonomi Sektor UMKM,Kapolda Jatim dan PD Bhayangkari Launching Aplikasi Marketplace Balanjha.com

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dongkrak Ekonomi Sektor UMKM,Kapolda Jatim dan PD Bhayangkari Launching Aplikasi Marketplace Balanjha.com
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SURABAYA,INFODESANEWS.COM – Upaya dalam mendongkrak perekonomian di Jawa Timur, Pengurus Daerah Bhayangkari Jatim dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69 Tahun 2021 menggelar Bhayangkari Fair yang memerkan produk-produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah dari wilayah Jawa Timur sekaligus melaunching aplikasi marketplace Balanjha.com yang berisi produk-produk UMKM binaan Bhayangkari Jatim, di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Selasa (19/10/2021).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ully Nico Afinta, secara resmi membuka pameran tersebut dengan pemotongan pita, sebagai tanda dibukanya pameran UMKM binaan Bhayangkari ini.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Peserta UMKM ini berasal dari seluruh jajaran satuan wilayah Polres. Produk-produk yang di sajikan disini berupa produk-produk yang dibuat UMKM dalam binaan Bhayangkari.

“Terlihat disini produk yang dipamerkan, diantaranya ada batik, kuliner, makanan ringan, pernak-pernik rumah tangga dan masih banyak lagi. Kemudian ucapan terima kasih kepada seluruh ketua cabang, seluruh peserta yang sudah hadir, dan inovasi yang dilakukan di dalam memperluas pasar dengan menggunakan digitalisasi dan saya yakin nanti dengan nama Balanjha.com ini bisa memperluas pasar bagi UMKM. Karena kita ketahui memang 51% penopang ekonomi di Jawa Timur,” paparnya.

“Saya mengapresiasi atas inisiatif untuk memperluas pasar UMKM ini, ditautkan dan dibuat suatu situs web, yang dinamakan Balanjha.com, sehingga apabila ingin mengetahui produk apa saja yang dijual bisa mengunjungi Balanjha.com, diharapkan dengan adanya aplikasi Balanjha.com ini dapat mendokrak ekonomi di sektor UMKM.” jelas Kapolda Jatim.

Lanjut Kapolda juga menyampaikan, nantinya situs Balanjha.com ini akan ditautkan dengan situs yang telah dimiliki oleh pemerintah Jawa Timur, yaitu Jatim Bejo.

“Saya sampaikan juga untuk Balanjha.com ini bisa ditautkan dengan web yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Timur, yaitu Jatim Bejo. Singkatan dari (Jawa Timur belanja online). Jatim Bejo ini menghimpun seluruh UMKM di Jawa Timur, sehingga apabila nanti ditautkan tentu juga bisa memperluas pasar, tentunya kalau memperluas pasar akan meningkatkan penjualan dan menggerakkan ekonomi,” tandasnya usai melaunching situs belanja online yang dimiliki Bhayangkari daerah Jawa Timur.

Selain itu, Kapolda menjelaskan ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah ketersediaan produk, supaya nanti kapan saja, dimana saja ketika ditelepon, barangnya ada. Nah ini keberlanjutan dari ketersediaan produksi juga harus dijaga.

Yang kedua adalah masalah distribusi. Distribusi yaitu apabila orang pesan diantar. Jadi mulai dari penyimpanan sampai barang diterima itu harus kualitasnya terjaga.

Lalu yang ketiga adalah stabilitas harga. Stabilitas harga ini apabila dalam menentukan harga, itu sudah ada patokannya sehingga orang yang akan membeli itu sudah tahu.

“Nah tiga hal ini akan mempengaruhi suatu produk, apakah akan nanti diterima atau tidak karena akan meningkat kepercayaannya,” tuturnya.

Kapolda juga menambahkan, di dalam era covid-19 ini, tentunya nanti banyak beberapa aturan-aturan terkait dengan toko-toko yang buka, aplikasi peduli lindungi nanti menjadi suatu aplikasi yang wajib dimiliki oleh setiap UMKM.

“Sehingga orang yang datang kemudian orang yang bekerja kemudian orang yang berkaitan dengan UMKM, semuanya wajib men-download aplikasi peduli lindungi,” pungkasnya.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi