Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (10 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (13 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (17 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (17 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (17 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (18 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL Liputan Video 03 Februari 2020, 21:11 WIB 727 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

DPRD Lamsel Dari Fraksi PKS Sebut Ada Ribuan Kartu BPJS Non Aktif

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DPRD Lamsel Dari Fraksi PKS Sebut Ada Ribuan Kartu BPJS Non Aktif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Ditahun 2020 ini terdapat ribuan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) di non aktifkan hal tersebut membuat keresahan di masyarakat khususnya yang mempunyai kartu BPJS.

Hal tersebut di sampaikan oleh ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan, Edy Bowo Anggoro, A. Md, saat menggelar Grand Opening Hari Aspirasi PKS DPD Lampung Selatan, yang di pusatkan di Negeri Baru Resort (NBR) Kalianda Lampung Selatan. Senin (3 /2 /2020)

Bowo mengatakan, Ketika nanti kita sudah mulai masuk di tahun 2020 ini ada beberapa hal yang menarik, Kita kemarin juga nongol dan ini menjadi keresahan masyarakat, bagi yang mengalami, tapi juga keresahan anggota DPRD bagi kami yang mengadvokasi itu, tentang temuan BPJS PBI yang di Non aktifkan, mungkin ini hal yang baru. temen temen media mungkin baru dengar,

“Tapi nanti jangan kaget kalau ada masyarakat kita yang punya BPJS kemudian ia pakai tidak aktif kalau ia, kalau dulu hanya BPJS yang dari pusat itu, KIP yang dari pusat kalau sekarang BPJS yang di Advokasi oleh temen temen DPRD yang sumbernya dari APBD sudah di non aktifkan,” kata dia di hadapan para awak media.

" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen>

Dijelaskan terakhir kami cek rupanya ada 4,000 BPJS PBI yang di biaya oleh APBD yang rata rata di Advokasi oleh temen temen DPRD, itu di non aktifkan. dan itu dibagi menjadi 26 paskes Se-Lampung Selatan ragem jadi di acak aja mereka.

“Yang menarik adalah tidak koordinasi atau laporan ke DPRD sehingga kita tidak tau, tau tau masyarakat itu ngadu kartu BPJS nya tidak bisa di gunakan, ini meresahkan juga kasihan masyarakat yang sedang sakit dia punya kartu tapi tidak bisa di gunakan,” terang Bowo.

Beberapa Dinas Kesehatan dengan BPJS akan kami undang audiensi secara khusus untuk mencari solusinya,

“Alasan mereka kalau BPJS, kemarin fraksi PKS menindak lanjuti langsung ke BPJS karena memang Kabupaten dalam hal ini Dinas kesehatan mengalami kesulitan untuk membayar iuran bulanan BPJS, Terkait kemaren isu kenaikan iuran BPJS, yang awalnya Rp. 25,500 per kartu menjadi 42 ribu perkartu walaupun sekarang terbarunya dah denger lagi dari DPR RI berhasil mending lagi, ini yang akan kita klirkan.” pungkasnya. (Sg)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia

Berita Terkait Lainnya

Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi