Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (11 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (14 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (18 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (18 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (18 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 September 2018, 10:15 WIB 939 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dua Tahun Menderita Luka Bakar, Warga Tanjungan Lampung Selatan Butuh Uluran Para Dermawan

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dua Tahun Menderita Luka Bakar, Warga Tanjungan Lampung Selatan Butuh Uluran Para Dermawan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan, Infodesanews — Siti Nuraini (16) warga Dusun Tanjungbayur Desa Tanjungan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan. butuh uluran tangan para dermawan. karna luka bakar yang tak kunjung sembuh.

Nuraini. putri kedua dari pasangan Sahri (53) dan Asnati (43) menglami luka bakar di kedua kaki nya yang tak kunjung sembuh, sedangkan orang tuanya dari putri tersebut  terserang struk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Infodesanews.com. Nuraini, mengalami luka bakar di kedua kakinya saat dapur Rumahnya terbakar pada Dua tahun silam hingga saat ini masih dirasakan nyeri dan sakit di kedua kakinya,

Sahri orang tua dari Nuraini, yang sebelumnya bekerja sebagai tukang es cincau keliling, namun sejak dua tahun silam tidak berjualan lagi akibat penyakit struk menyerang dirinya,

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan  menyambung hidup, Asnati (43) isterinya terpaksa menjadi tulang punggung dalam keluarganya dengan menjadi buruh tukang cuci.

Akibat luka bakar yang di alami, Putrinya masih kerap merasakan rasa nyeri dan sakit.”Bukannya kami tidak mau mengobati anak saya, tapi karena keterbatasan biaya saya pun kondisinya seperti ini. “kata Sahri kepada Infodesanews.com, Sabtu (15/9).

Untuk terus bertahan dan menyambung hidup, mereka mengandalkan belas kasihan para tetangga dan warga sekitar dengan cara mencari upahan mencuci, “Itupun tidak mesti dapat, apa lagi isteri saya saat ini sering sakit-sakitan.”kata Sahri.

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, keluarganya sangat berharap pertolongan para dermawan untuk mengobati putrinya yang hanya lulusan SMP. “Saya selalu berharap ada yang bisa menolong keluarga kami,”pungkas Sahri dengan penuh harap.(SG)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi