Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (4 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (5 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (5 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (6 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (6 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (20 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
PERISTIWA 20 Mei 2021, 19:30 WIB 1,761 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dugaan Intervensi Oleh Oknum Terdekat Bupati Bogor, Menghambat Terbitnya SK DKKB

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dugaan Intervensi Oleh Oknum Terdekat Bupati Bogor, Menghambat Terbitnya SK DKKB
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BOGOR, INFODESANEWS | Diduga Disbudpar Kabupaten Bogor, di intervensi oleh oknum yang mengaku orang terdekat dengan Bupati Bogor di dalam menentukan kepengurusan DKKB (Dewan Kesenian Kabupaten Bogor). Yang hingga sampai sekarang belum jelas pengukuhan kepengurusannya oleh Bupati Pemerintah Kabupaten Bogor, pada Rabu (19/05/2021).

Tertundanya SK. Surat Keputusan Kepengurusan DKKB (Dewan Kesenian Kabupaten Bogor) belum ada kejelasan, sampai di protesnya oleh beberapa LSM Kabupaten Bogor yang peduli akan pelestarian serta pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Yudi Diponegoro dan Rinto Guswit dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Kabupaten Bogor yang peduli akan Seni dan Budaya Bogor Menyampaikan kepada awak media, bahwa dirinya mengklarifikasi kembali pada hari selasa (17/5/21) ke Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) setelah menunggu beberapa jam, akhirnya bisa bertemu juga dengan sekdisbudpar ibu Mely, setelah bu Melly bertemu seseorang yang tentunya berkaitan dengan Disbudpar.

Hasil pertemuan dengan bu Mely ialah bahwa ada yang meminta bu Mely dalam hal ini Disbudpar. Untuk segera terbitkan SK. Pengukuhan DKKB, dengan formatur kepengurusan KSB (ketua, sekretaris dan Bendahara) yang sudah didaftarkan.

“Dan minimal bila ada perubahan yang memang harus atau urgent, ya hanya ganti ‘Bendahara’ nya saja karena untuk Ketua dan Sekretaris itu masih tetap,” tegas Yudi Diponegoro.

Dan pernyataan itu menurut saya adanya intervensi dari oknum yang merasa kuat di Pemerintahan kabupaten Bogor.

“Ya ini sangat saya sayangkan, kenapa harus ada intervensi ada apa di balik semua ini. Mohon ini bisa jadi pertimbangan untuk Disbudpar dan Bupati Bogor demi pelestarian dan kemajuan serta berkembangnya seni dan budaya di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Erick/Myd

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi