Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 21 Maret 2024, 09:13 WIB 1,904 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dukcapil Blora Menuju ke Layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dukcapil Blora Menuju ke Layanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA,  INFODESANEWS – Pemkab Blora melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di acara Gebyar Ramadhan yang digelar di Alun-Alun Blora, Jawa Tengah.

Kepala Dindukcapil Kabupaten Blora, Djoko Sulistiyono menyampaikan pada awak media masih jauh belum terpenuhi target Nasional untuk Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Untuk tahun 2023 sebesar 15 ribuan pada semester dua dari wajib KTP-El, sedangkan target yang di wajibkan 30 % secara nasional belum bisa kita capai ” terang Djoko Sulistiyono saat talk show dalam rangka gebyar Ramadhan 1445 H di alun-alun Blora,(19/3/2024)

Hal itu disebabkan, terang Djoko Sulistiyono masyarakat Blora yang masih enggan datang ke kantor Disdukcapil, masyarakat berkewajiban untuk segera mendaftar IKD karena kita dipermudah dengan adanya aplikasi ini dan nanti arahnya transformasi digital.

“Kita dengan mendatangi sekolah untuk jemput bola dan dinas-dinas supaya semua nanti sudah menggunakan IKD untuk mempermudah kita tidak repot membawa fisik KTP-El, dan mengarah transformasi digital,” tegasnya.

Lebih lanjut Djoko menerangkan pengalaman pribadi waktu naik kereta api yang dari stasiun Gambir setelah NIK terdata dan terekam setelah beli tiket tinggal masuk ke dalam kereta saja setelah terdaftar di IKD.

Atau dengan cara yang paling mudah untuk mendaftar dengan mendatangi kantor Dindukcapil atau pas ada jemput bola di sekolah maupun di instansi.

Cara mengisi atau mendaftar di aplikasi IKD ini sangat mudah, yakni pertama download aplikasinya di Play Store, kemudian isi data NIK, E-mail dan nomor HP lalu klik verifikasi. Kemudian, Foto Selfie dan lakukan pendaftaran QR Code pada Petugas Dukcapil, terakhir Pemohon melakukan verifikasi dan aktivasi E-Mail.*-*.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi