Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (1 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (16 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (18 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (18 jam yang lalu)
INFODESA 07 Maret 2023, 17:44 WIB 2,513 PDF

Duta Swasembada Gizi Lamsel Sambut Kunjungan Kemendes PDTT Di Jatiagung

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Duta Swasembada Gizi Lamsel Sambut Kunjungan Kemendes PDTT Di Jatiagung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) memberikan edukasi dan sosialisasi percepatan penanganan penurunan Stunting.

Kegiatan yang dipusatkan di Jati Agro Fram Desa Jatimulyo Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan itu dihadiri Dewan DWP Kemendes PDTT Dra. Hj. Lilik Umi Nasriyah, M.Pd serta Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Teguh Hadi Sulistiono, S.IP., M.Si

Turut hadir pejabat struktural Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin.

Dewan DWP Kemendes PDTT Dra Hj. Lilik Umi Nasriyah, M.Pd mengatakan, edukasi dan sosialisasi mengenai percepatan penurunan stunting dilakukan sebagai bagian dari upaya DWP untuk membantu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter dan berdaya saing.

“Permasalahan stunting ini menjadi salah satu hal yang harus diselesaikan bersama oleh seluruh lintas sektoral. Mengingat, dampaknya yang sangat berpengaruh terhadap kualitas anak bangsa dimasa yang akan datang.”katanya.

Menurutnya, Meningkatkan SDM adalah realisasi kita, melaksanakan apa yang kita bisa lakukan.

“Seperti yang selalu kita gaungkan dalam Mars Dharma Wanita. Ini masuk dalam bidang Sosial Budaya. Selain itu masih banyak lagi kiat-kiat dari bidang pendidikan dan bidang ekonomi,”ujarnya.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) sebanyak 23 persen anak di Indonesia lahir dalam keadaan stunting.

Hal itu diakibatkan kurangnya asupan gizi saat masa kehamilan. Maka, diperlukan pemantauan janin serta asupan gizi yang baik pada masa pranatal dan post natal.

“Pada masa post natal, stunting meningkat secara signifikan pada usia 6 hingga 23 bulan. Ini dimungkinkan akibat kurangnya protein hewani pada makanan pendamping ASI setelah usia 6 bulan. Sehingga diperlukan adanya intervensi prenatal maupun post natal. Yaitu pembagian pemberian tablet tanpa darah untuk remaja putri dan ibu hamil,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lampung Selatan Eka Riantinawati berharap, dengan hadirnya ibu menteri beserta rombongan akan memberikan wawasan serta pengetahuan dalam upaya percepatan penanganan serta pencegahan stunting. Mengingat, stunting merupakan isu nasional yang menjadi perhatian semua pihak.

“Karena penurunan stunting ini merupakan tanggung jawab kita semua. Ini melibatkan banyak pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan seluruh elemen masyarakat. Karena dengan kepedulian semua pihak, kasus stunting dapat kita tanggulangi dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Eka menyampaikan, berbagai upaya dilakukan dalam merealisasikan program penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Lampung Selatan. Mulai dari monitoring, evaluasi, pembinaan, penanganan serta pencegahan stunting terintegrasi di wilayah pedesaan.

Hal tersebut juga semakin diperkuat dengan dibentuknya Sekretariat Khusus Tim Penanganan dan Pencegahan Stunting yang merupakan kolaborasi lintas sektoral mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke desa.

“Sebelum keluar Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Kabupaten Lampung Selatan telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai desa dengan nama Tim Swasembada Gizi,” ungkapnya. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi