Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (3 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (4 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (4 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (5 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (11 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (20 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (21 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 hari yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
INFODESA 21 Juli 2023, 22:55 WIB 1,941 PDF

Feraidah Korban Dugaan Malpraktek Masih Terbaring Lemas Ditempat Tidur

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Feraidah Korban Dugaan Malpraktek Masih Terbaring Lemas Ditempat Tidur
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANDAR LAMPUNG, INFODESANEWS | Keluarga Korban dugaan malpraktek menyayangkan sikap bidan HB yang terkesan lepas tanggung jawab, dan bahkan membantah kalau keram dan kebas separo badan Feraidah disebabkan salah suntik yang dilakukan oleh asistennya.

Bantahan tersebut dituangkan ke dalam surat yang dilayangkan oleh pihak pengacara bidan HB tertanggal 19 juli 2023 kepada Aminudin selaku keluarga Feraidah dalam rangka membalas surat ajakan mediasi secara kekeluargaan yang dikayangkan keluarga korban sebelumnya.Jumat (21/7/2023)

Iya sangat disayangkan ya bidan sekelas Hasmiati tidak ada kepedulian terhadap keluarga kami. Bahkan dengan kemampuan finansial yang iya miliki ia berani membayar 5 (lima) orang pangacara hanya untuk membantah dan mengelak untuk bertanggung jawab.

Luar biasa” jelas Aminudin keluarga dari Feraidah.

“Dalam surat yang dilayangkan pengacaranya dari Low Firm HAF & CO Frofesional Lawyers yang ditanda tangani Hendri Ardianayah S.H, M.H, Aswir Adeputra S.H, Terry Abdul Rahman S.H,M.H, Andika Nafka Razak S.H dan Rahmat Fadilah S.H juga membeberkan bahwa bidan Hasmiati adalah bidan profesional dan telah berpengalaman dalam melakukan pelayanan.

Tapi perlu Hasmiati pahami, pada saat Feraidah suntik KB, bukan bidan Hasmiati yang melakukan suntik KB, melainkan asistennya. Dan perlu diketahui juga oleh bidan Hasmiati meskipun sudah disebut profesional tidak menutup kemungkinan sebagai manusia dapat terjadi kelalaian dan kealfaan.

Dan faktanya keluarga kami mengalami kebas dan keram sebagian tubuhnya timbul sesaat setelah dilakukan suntik KB oleh asiaten bidan Hasmiati.

Lalu pihak pengacara Bidan Hasmiati mengaku bahwa sebelumnya pihaknya sudah punya etikat baik mengajak musyawarah secara kekeluargaan serta bersedia berkoordinasi bersama dokter dan tenaga medis lain demi untuk pemeriksaan, perawatan dan pengobatan namun upaya itu di tolak oleh keluarga kami Feraidah, menurut kami itu tidak benar.

Keluarga kami tidak tidak pernah menolak justru kami sangat berharap bidan Hasmiati datang dan menunjukkan simpatinya dengan memberikan pertolongan.

Karna keluarga kami ga mungkin datang ke kediaman bidan Hasmiati dengan kondisi tidak bisa duduk di atas kendaran. Tapi sampai hari ini, bidan Hasmiati tidak pernah datang ke kediaman keluarga kami di dusun Srimulyo Negeri Sakti.Tambahnya.

Sementara itu atas dasar info dari media online dr.Media Apriliana M.K.M kepaa Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran merespon baik dan cepat dengan mengutus Kepala UPTD Puskesmas Bernung Lutufah Baiduri S.Km beserta jajarannya untuk datang dikediaman Feraidah guna memastikan kondisi kesehatannya.

Menurut keterangan Latifah Baiduri kepada media ini jum’at (21-07-2023) setelah melihat langsung kondisi Feraidah mengatakan bahwa kondisi Feraidah, masih terbaring ditempat tidur, kondisi lemas dan belum dapat duduk atau duduk lama.

Bahwa pihak Puskesmas Bernung telah melakukan tanda vital pasien, memberi edukasi agar tidak stress karna dapat mempengaruhi tendi/ tekanan darah pasien dan ASI ibu karna Feraidah masih menyusui.

Memberi edukasi agar melatih bagian kaki agar selalu digerakkan secara bertahap agar tidak terjadi kaku dan kram permanen.memberi suport untuk selalu semangat. Diminta datang ke Puskes Bernung jika memerlukan TL rujukan atau lainnya. (Tim/Ronald)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi