Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (7 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (15 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (22 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Maret 2023, 17:35 WIB 1,351 PDF

FGD Bertema Solusi Atasi Banjir di Pati

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

FGD Bertema Solusi Atasi Banjir di Pati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Rabu (15/3), menghadiri dan membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema solusi mengatasi banjir di Kabupaten Pati, yang diadakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati, Sekretaris Daerah, BBWS Pemali Juana, ESDM Jateng wilayah Pati, Camat terdampak banjir, Kepala Desa, Akademisi, Ormas terkait, dan semua pemangku kepentingan terkait masalah banjir di Kabupaten Pati.

Dalam pidatonya, Pj Bupati juga menyampaikan bahwa yang saat ini terjadi di Kabupaten Pati tidak pihaknya biarkan begitu saja. “Karena itu, kita harus punya langkah konkrit agar banjir-banjir yang terjadi selama ini tidak akan terulang lagi di Kabupaten Pati. Sebab butuh waktu yang tidak sebentar untuk menangani banjir ini. Sehingga kita sangat berharap apa yang dibahas nanti dapat menghasilkan solusi yang terbaik dan tentunya kami pun akan mengawalnya”, terang Henggar.

Langkah Pemkab saat ini, lanjut Henggar, adalah memaksimalkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak banjir.”Pembangunan tanggul mungkin menjadi salah satu solusi. Namun ini harus kita pikirkan secara komprehensif dan dengan kajian yang mendalam.

Ke depan, imbuh Pj Bupati, perlu upaya yang komprehensif dan melibatkan semua pihak.”Pemkab butuh dukungan semua pemangku kepentingan agar masalah banjir ini dapat segera terselesaikan”, ujar Henggar.

Lebih lanjut, saat diwawancarai awak media, Pj Bupati mengatakan bahwa kondisi saat ini banjir sudah surut, tinggal delapan desa di tiga kecamatan yang saat ini masih terendam.

“Semoga beberapa hari ke depan akan surut lagi dan bisa dilakukan langkah-langkah konkret agar kondisi ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Namun tentunya penanganan banjir ini tidak mudah ya jadi di satu sisi kita harus menyelesaikan banjir dan di sisi lain kita harus menyiapkan logistik yang ada sehingga manakala penanganan banjir ini tidak bisa segera diselesaikan, kita masih punya stok logistik yang memadai”, paparnya.

Sementara itu, Muhtar selaku ketua panitia dalam pidatonya mengatakan bahwa untuk merespon tindak lanjut penanganan bencana, perlu diadakan FGD untuk menangani permasalahan banjir yang ada di kabupaten pati.

“Maka tema yang kita ambil kali ini adalah solusi mengatasi banjir di Kabupaten Pati. Sehingga ada tiga tujuan dalam FGD ini, diataranya adalah menemukan permasalahan penyebab banjir, menemukan solusi secara holistik dan integratif, serta menyepakati langkah strategis penanganan banjir secara terpadu. Adapun selaku narasumber adalah dari BBWS, ESDM dan Perhutani’, imbuh Pj Bupati.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin berharap FGD ini bisa membawa hasil yang maksimal.”Sungai Juwana ini menjadi muara dari sungai-sungai yang ada di kabupaten tetangga dan sungai-sungai kecil yang ada di Kabupaten Pati.

Saya sudah dari dulu berkoordinasi dengan BBWS namun hanya iming-iming yang diungkapkan sampai sekarang. Iming-iming dari BBWS itu, sungai Juwana akan dibuat sudetan, kolam retensi dan lain-lain tapi sampai saat ini belum ada tindakan. Kuncinya adalah di Sungai Juwana. Kalau tidak ada sudetan saya kira banjir seperti ini masih terus terjadi”, tegas Ali Badrudin selaku Ketua DPRD Kabupaten Pati.(@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi