Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (16 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (16 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (17 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Agustus 2018, 20:02 WIB 2,623 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Focus Grup Discussion Untuk Menyongsong Pemilu 2019

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Focus Grup Discussion Untuk Menyongsong Pemilu 2019
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PATI, INFODESANEWS – Bertempat di Muria Ballroom Lantai 10 The Safin Hotel Jl. Diponegoro No. 229, Dandim 0718 Pati Letkol Arief Darmawan, S.Sos menghadiri pelaksanakan ” FOCUS GRUP DISCUSSION ” Dengan tema : TNI/POLRI, KPU, BAWASLU, bersama para pimpinan Parpol, tokoh agama dan masyarakat untuk menyongsong Pemilu 2019 dan mempererat kerukanan umat beragama demi kokohnya NKRI. yang dihadiri oleh 250 orang peserta. ( kamis, (30/08/2018).

Sambutanya Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati S.IK, M.Si mengumkapkan mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Alloh SWT, mudah mudahan niat baik kita dijadikan amal yg sholeh dengan diskusi pada siang hari ini.

“Harapanya agar supaya dalam pelaksanaanya bisa berjalan lancar, sukses, aman dan damai, perbedaan agama, RAS, Suku dan golongan bukan sebagai penghalang untuk kita bersatu untuk menentukan nasib bangsa dan negara, melalui pemilu di tahun 2019. Negara yg kita bangun tidak serta merta, ada air mata dan darah para pendiri negara yg di korbankan secara iklas tanpa mengharapkan imbalan apapun,” ungkapnya.

Senada dengan itu Kapolres juga mengungkapkan bahwa kita sebagai penerus perjuangan para pendahulu kita, yg bersepakat mendirikan negara yg berdasarkan Pancasila adalah kesepakatan dari perbedaan untuk menuju persatuan dan kesatuan NKRI.
“Bahwa, Rumah yang bernama Indonesia adalah satu kesatuan dari ke aneka ragaman agama, budaya, dan keyakinan yang wajib kita kelola dengan baik, sehingga perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, kami TNI/POLRI tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” ungkapnya juga.

” Di tahun 2019 kita akan menghadapi pesta demokrasi tentunya akan terjadi dinamika politik yg meningkat tetapi tidak perlu dicidrai dg cara yang tidak beradab, mari kita jaga wilayah Kabupaten Pati tetap aman dan kondusif,”imbuh Kapolres lagi.

Selain itu juga Sambutan Bupati Pati yang diwakili oleh Asisten I Setda Pati Sudiyono mengatakan pesta demokrasi yg akan kita selenggarakan pada tahun 2019, merupakan proses demokrasi tertinggi di negara kita,

” Pesta demokrasi yang di kagumi oleh negara di seluruh dunia karena dengan kemajemukan Suku, Bangsa, dan Agama, Negara kita bisa menyelenggarakan pesta demokrasi dengan sangat baik, wilayah Pati kondusifitas sudah terjaga dengan baik, sinegritas juga terjaga dengan baik, yang terpenting mari kita rawat bersama sama situasi wilayah Kabupaten Pati, demi suksesnya pesta demokrasi Pileg dan Pilpres di Th 2019,”tuturnya.

Ketua MUI Kabupaten Pati KH Ahmad Mujib Soleh juga dalam sambutanya mengatakan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah keniscayaan hidup manusia, tidak mungkin manusia hidup sendiri membentuk kelompok kecil yang terbatas baik terbatas secara Ras, Suku, maupun Agama, perbedaan adalah sebuah anugrah dari Alloh SWT, tetapi akan lebih bagus apabila perbedaan itu diperkuat dengan falsafah ajaran.

” Agama yang meyerukan persatuan dan kesatuan dln bingkai Negara, kita yakin tidak ada satupun agama yang menyerukan umatnya untuk saling bermusuhan, dalam Islam Nabi Muhamad SAW mengajarkan cinta Tanah Air sebagai satu fitroh manusia, sebagai kewajiban Agama,”ujarnya.

” Dan, marilah kita bersama-sama cancut tali wondo memperkokoh NKRI, bersama-sama mensukseskan pesta demokrasi, dengan saling menjaga antar individu maupun kelompok jangan sampai berbenturan atau konflik yang akan merugikan umat itu sendiri,”pungkasnya. (Gs/Aras)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi