LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Fraksi Demokrat berikan sejumlah saran masukan kepada pemerintah daerah Lampung Selatan untuk segera menyusun rencana pembangunan lima tahun kedepan kedalam RPJMD.
Hal tersebut disampaikan Jenghis Khan Haikal saat membacakan pandangan umum fraksi pada Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Dearah (Ranperda) tentang RPJMD Bupati Lampung Selatan Periode 2024-2029.
Fraksi Demokrat menilai, RPJMD menjadi dokumen atau landasan utama dalam penyusunan rencana pembangunan lima tahun kedepan. Untuk itu, Fraksi Demokrat memberikan sejumlah catatan strategis agar RPJMD tersebut dapat dijadikan sebagai acuan pembangunan daerah kabupaten lampung selatan menjadi daerah yang ekslusif dan responsif terahap tantangan zaman.
“Dokumen ini merupakan landasan utama dalam menyusun arah rencana pembangunan lima tahun kedepan. Untuk itu, Fraksi Demokrat memandang perlu memberikan catatan strategis agar RPJMD ini menjadi acuan pembangunan yang eksklusif dan responsif terhadap tantangan zaman yang berbasis potensi daerah”, ungkap Jenggis.
Selanjutnya, Jenggis pun menyinggung terkait janji-janji kampanye dari Bupati dan Wakil bupati Lampung Selatan Egi – Syaiful untuk dapat segera direalisasikan.
“Oleh sebab itu, RPJMD ini merupakan dokumen penjabaran visi misi dan program kepala daerah terpilih. Dalam hal ini adalah Bupati dan wakil bupati lampung selatan Egy – Syaiful. Dan dalam RPJMD ini hendaknya bupati terpilih untuk dapat merealisasikan Janji-janji kampanye RPJMD “, sambungnya.
Pada kesempatan tersebut, pihak Fraksi Demokrat juga menyarankan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan untuk segera menyinkronkan rencana program-program pembangunan daerah dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati kedalam RPJMD.
“Kemudian, Fraksi Demokrat juga menyarankan, karena kabupaten lampung selatan merupakan kabupaten tertua bahkan sudah dua kali mengalami pemekaran. Hendaknya didalam RPJMD ini pemerintah daerah dapat membuat atau mendesign kota Kalianda menjadi kota yang maju dan modern “, ungkap politisi dari Dapil 1 itu.
“Terutama tentang potensi-potensi wisata, potensi infrastruktur pada sektor pendidikan, kesehatan dan pertanian serta dalam program mengetaskan kemiskinan “, tutupnya. (Red)