Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (17 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (20 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (23 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 05 Agustus 2024, 21:09 WIB 783 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Fraksi Gerindra Belanja Daerah Harus Diprioritaskan Dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Fraksi Gerindra Belanja Daerah Harus Diprioritaskan Dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pendapatan Daerah yang memiliki potensi untuk dapat dimaxsimalkan, dilakukan inovasi sehingga PAD dapat ditingkatkan untuk membiaya pembangunan dan pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Gerindra Dwi Riyanto saat menyampaikan pandangan umum fraksinya pada Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan dengan agenda Penyampaian Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Lampung
Selatan Tahun Anggaran 2024 oleh bupati, Senin (5/8/2024).

Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2024 dihadiri Bupati Nanang Ermanto yang dipimpin oleh wakil ketua I Agus Sartono dampingi wakil ketua II Agus Sutanto dan wakil ketua III Amelia Nanda Sari dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat.

Menurut juru bicara Fraksi Gerindra Dwi Riyanto. Mengingat adanya potensi dari sumber Pajak Daerah, Retribusi Daerah yang terukur dan rasional antara lain dari Pajak Restoran (yaitu adanya kenaikan tarif yang diseuaikan dengan omzet penjualan, Penggalian potensi pajak dari Menara SUTET, Penilaian ulang objek Pajak PBB-P2 jalan Tol maupun potensi PAD lainnya serta pendapatan DBH dari Pemerintah Propinsi Lampung yang masih tertunda/belum disalurkan ke Kabupaten Lampung Selatan.

“Oleh karena itu belanja daerah harus diprioritaskan untuk menunjang afektifitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pemerintah dalam rangka melaksanakan urusan wajib, dengan terukur yang diikuti peningkatan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.”ujar ketua komisi I DPRD Lampung Selatan.

Dalam pandangan umum fraksinya Dwi menjelaskan, Fraksi Gerindra selalu menekankan agar memprioritaskan pembangunan dibidang Infrastruktur.

“Karena pembangunan infrastruktur sangat menyentuh kepentingan public, perlunya memenuhi penyediaan sarana prasarana kesehatan, rekontruksi, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan Kabupaten maupun jalan lingkungan dengan memperbaiki jalan poros yang kondisinya rusak berat hal itu penting untuk menunjang kelancaran transportasi dan mengurangi biaya produksi pada sentra pertanian, serta menghindari kecelakaaan lalu lintas.”ujar Dewan yang berjuluk Konco Yasinan itu dalam penyampaian pandangan umum fraksinya.

Fraksi Gerindra juga mengingatkan dengan adanya penyertaan modal pada BUMD dalam APBD TA.2024 sebesar 4 Milyar dan penyertaan modal pada tahun-tahun angaran sebelumnya.

“Kami berharap kiranya BUMD dapat mengembangkan usaha yang berorientasi pada produk usaha yang dibutuhkan masyarakat, karena tujuan didirikannya BUMD mempu mengembangkan dan meningkatkan perekonomian daerah.

“Berperan sebagai sumber pendapatan daerah, memberikan keuantungan finansial bagi Daerah, bukan menjadi beban APBD Daerah. atau bukan hanya jual beras untuk ASN,”tegasnya.

“Untuk itu perlu melakukan inovasi dengan memanfaatkan peluang usaha dan teknologi, diverifikasi usaha guna menghasilkan produk yang dibutuhkan masyarakat dan berkontribusi dalam PAD (seperti peluang disector Pariwisata, distributor BBM untuk nelayan, simpan pinjam atau potensi usaha di Kabupaten Lasmpung Selatan.”imbuhnya.

Fraksi Gerindra juga meminta dalam penataan penganggaran pada OPD/Satker dalam Perubahan APBD TA.2024 agar tidak mengurangi atau menghapus kegiatan belanja langsung kemasyarakat/dirasakan untuk publik, dengan tetap memperhatikan Indikator Kinerja Utama (IKU) masing-masing OPD, karena IKU merupakan ukuran target kinerja terpilih suatu OPD untuk menentukan kemajuan terhadap sasaran OPD masing-masing.

Dalam pandangan umumnya Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya, Fraksi Partai Gerindra meminta diadakan Rapat Paripurna pengesahan kesepakatan bersama (MoU) untuk menyetujui dibentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagaimana telah tertuang dalam RPJMD 2021-2026 bahwa target pemekaran seharusnya telah ditetapkan pada 2023.

Dilain sisi Fraksi Gerindra juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran fraksi Gerindra mohon maaf apabila pada periode 2019-2024, kami Fraksi Partai Gerindra ada kesalahan dan belum memenuhi semua harapan warga dalam mengawal pembangunan daerah. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh warga Lampung Selatan telah mengantarkan Partai Gerindra sebagai pemenang Pemilu 2024.”pungkasnya. (red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi