LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Lampung Selatan menegaskan sikap optimistis bahwa postur anggaran prioritas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 tidak akan mengalami pengurangan, meski dana transfer dari pemerintah pusat turun cukup signifikan, yakni sebesar 17,69 persen.
Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono menyampaikan, penurunan transfer ke daerah memang menjadi tantangan berat dalam menjaga keseimbangan fiskal daerah.
Namun Fraksi PAN menilai pemerintah daerah masih memiliki ruang rasionalisasi dan strategi penyesuaian tanpa harus mengorbankan agenda-agenda prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Penurunan ini tentu memberi tekanan, tetapi kami meyakini pemerintah daerah mampu melakukan penataan anggaran yang cermat dan bertanggung jawab. Yang terpenting, program strategis untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, hingga penguatan ekonomi kerakyatan tidak boleh terganggu,” tegasnya.
Fraksi PAN juga menekankan bahwa pengalaman penataan anggaran tahun sebelumnya—yang sempat menyentuh beberapa program prioritas—harus menjadi pembelajaran penting agar pola refocusing tidak kembali terjadi di tahun mendatang.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dalam RAPBD 2026 diarahkan untuk memperkuat layanan publik. Penurunan pendapatan jangan sampai berimbas pada masyarakat. PAN akan mengawal secara ketat,”kata dia pada infodesanews.com, Kamis (20/11/2025)
Selain itu, Fraksi PAN mendorong eksekutif mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui inovasi layanan, digitalisasi, dan pemetaan potensi sektor-sektor produktif agar ketergantungan pada dana transfer semakin berkurang.
Dengan sikap optimistis tersebut, Fraksi PAN memastikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas pembangunan dan menjamin bahwa agenda prioritas tetap berjalan sesuai target meskipun kondisi fiskal tengah mengalami tekanan. (red)