Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (14 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (15 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
INFODESA 06 Oktober 2022, 18:48 WIB 397 PDF

Fraksi PKS DPRD Lamsel Berpantun Saat Berikan 4 Catatan Penting Dalam Ranperda APBD Ta-2023

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Fraksi PKS DPRD Lamsel  Berpantun Saat Berikan 4 Catatan Penting Dalam Ranperda APBD Ta-2023
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Proyeksi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung di APBD 2023
dinilai masih biasa dan stagnan jika dibandingkan di PAD Tahun 2022, sebesar Rp.342.201.712.069,00.

Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PKS M Akyas saat menyampaikan pandangan umum fraksinya pada Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2023 oleh Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto. secara zoom meeting dari Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat,

Sedangkan Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Agus Sartono di dampingi dua orang wakil Ketua dua Agus Sutanto dan wakil Ketua III Waris Basuki yang dihadiri anggota secara visik dan virtual zoom meeting itu di pusatkan di Ruang Rapat utama kantor DPRD setempat, Kamis (6/10/2022)

Menurut fraksi PKS melalui juru bicaranya, Optimalisasi perolehan PAD juga akan menunjang perbaikan KKD Pemerintah Lampung Selatan, maka diperlukan kreativitas dan inovasi serta kinerja Pemkab Lampung Selatan yang optimal dan sesuai dengan arahan Bupati yang selalu menekankan pentingnya kreatifitas dan inovasi
dari setiap OPD di Pemkab Lampung Selatan.

“Belanja modal harus disesuaikan dengan RPJMD dan permendagri no. 27 Tahun 2013 yang mewajibkan Pemerintah daerah mengalokasikan belanja modal minimal 30% dari APBD. Proyeksi belanja modal APBD
Tahun 2023 sebesar Rp.268.816.818.631,00 sangatlah tidak ideal, karena kurang dari 30%.

“Hal ini harus kita cermati, evaluasi, dan dicari solusi nya, dikarenakan program dan kegiataan yang menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat sebagian besar akan terlihat di Belanja Modal, yakni berupa pembangunan Infrastruktur Jalan, Jembatan, Jaringan dan Gedung atau Bangunan.”ujarnya.

Dikatakan Rasionalisasi dan Penghematan Belanja operasi APBD 2023 yang menjadi Amanah Undang Undang Permendagri No.84 Tahun 2022 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023 bisa menjadi pertimbangan untuk dialihkan ke belanja modal.”kata Akyas dalam penyampaiannya.

Di lain sisi fraksi PKS juga menilai dengan besarnya anggaran di
Dinas Pendidikan. “Dinas pendidikan diharapkan mampu segera menyelesaikan pemerataan fasilitas Pendidikan yang memadai di seluruh SD dan SMP. Karena masih dijumpai fasilitas pendidikan berupa ruang belajar yang tidak memadai.”terangnya.

Selain itu fraksi PKS juga berharap Dinas Kesehatan untuk terus memperhatikan pemerataan fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan di puskesmas di
masing-masing kecamatan termasuk di Rumah Sakit Bob Bazar.

“Dengan Bongkar pasang Direktur Rumah Sakit Bob Bazar bukan saja menyebabkan minimnya terobosan dan tersendatnya insentif para tenaga Kesehatan juga dikhawatirkan mengganggu kinerja pelayanan public.”ungkapnya.

Dalam pandangan umumnya fraksi PKS juga menekankan Dinas PUPR untuk lebih memperhatikan realisasi kegiatan pembangunan yang proporsional.

“Sebagai catatan buruk penyerapan pembangunan kualitas di Tahun 2022 tidak lah mulus dan jangan terulang kembali di APBD Tahun 2023. Kami juga menekankan pentingnya mengakomodir seluruh Pokir Anggota DPRD di seluruh OPD terkait, sebagai representasi dari perwakilan masyarakat Lampung Selatan.”pungkasnya.

Dari pantauan infodesanews.com di akhir penyampaian pandangan umumnya . Fraksi PKS berpantun untuk Bupati Lampung Selatan. “Brangkat pagi ke kota kalianda, Siangnya Paripurna Ranperda

Waktunya Bupati DPRD Ngopi Bersama,
Sinergi Majunya Kabupaten tercinta.(Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi