Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (2 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (3 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (4 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (6 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (10 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (20 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (20 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 hari yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
INFODESA 11 Agustus 2023, 17:34 WIB 1,027 PDF

Fraksi PKS Minta OPD Genjot Target Perolehan PAD dari Sektor Retribusi PBG

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Fraksi PKS Minta OPD Genjot Target Perolehan PAD dari Sektor Retribusi PBG
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

(M Akyas juru bicara Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan)

LAMPUNG SELATAN, INFODESNEWS –Penurunan target perubahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terutama yang disebabkan dari turunnya proyeksi terget pendapatan retribusi Daerah, sebesar Rp. 5.472.199.200, atau turun 30,1%,

Ini disebabkan rasionalisasi penurunan Target Perolehan PAD dari Sektor Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)

Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan, M Akyas dalam pandangan akhir Fraksinya dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara pimpinan DPRD bersama Bupati terhadap KUPA-PPAS Perubahan Ta-2023. yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Jum,at (11/8/2023)

Oleh karena itu Fraksi PKS memberikan masukan terkait kinerja TAPD dan OPD terkait yakni DPMPP-TSP dan PUPR
yang tidak baik dalam hal perencanaan dan realisasi pencapaian target Retribusi PBG. Rasionalisasi sebesar
30,1%

“Ini juga harus ditindaklanjuti dengan kinerja yang baik, professional, kreatif dan inovatif dalam waktu 4 bulan terakhir ini dalam pencapaian target PAD dari sector Retribusi PBG.

“Optimalisasi pelayanan Mal Pelayanan Publik (MPP) juga harus diperhatikan, terutama dalam hal kemudahan pengurusan PBG, dimana loket stake holder terkait harus standby dan siap siaga dalam pelayanan masyarakat yang mengurus PBG, yakni loket DPMPP-TSP, PUPR, Bank Lampung, dan Petugas khusus yang membantu masyarakat mendaftar secara online di MPP.

Dikatakan, MPP sebagai etalase pelayanan public harus berani
memberikan terobosan one stop service atau one day service (satu hari beres) dalam pengurusan PBG skala rumah-an,
agar menarik minat masyarakat membayar Retribusi PBG.

Demikian juga Kecamatan dan desa harus dilibatkan dan diberikan sosialisasi yang baik terutama dalam syarat-syarat pengurusan PBG termasuk form dan blangko isian yang siap
sedia di tingkat desa dan kecamatan, sehingga masyarakat tidak bolak-balik kehabisan waktu dan energi mengurus PBG.

Disisi lain Terobosan kemudahan pengurusan PBG untuk dunia usaha juga harus disosialisasikan ke publik untuk menarik investor masuk dan menumbuhkan iklim usaha bagi masyarakat Lampung Selatan.

Kenaikan belanja modal sebesar Rp. 8.973.611.866, atau naik sebesar 3,11% sehingga Belanja Modal di APBD Perubahan di tahun 2023 menjadi sebesar Rp 297.396.152.000, diharapkan realisasi anggaran tersebut diwujudkan untuk pembangunan insfrastruktur yang
akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kenaikan belanja Modal ini harus dikuti dengan perencanaan pembangunan yang berkualitas, baik dalam penjadwalan, rencana kerja, dan syarat-syarat pembangunan yang berkualitas dengan menyesuaikan waktu yang tersisa sekitar kurang dari 4 bulan ini.

Fraksi PKS mencermati penataan keuangan di masing-masing OPD yang hampir semuanya mengalami perubahan penurunan anggaran di APBD Perubahan tahun 2023,

Ditegaskan dalam penataan keuangan APBDP tahun 2023, untuk tidak mengurangi atau menghapus kegiatan-kegiatan belanja langsung ke masyarakat dan dengan tetap memperhatikan
pencapaian Indikator Kinerja Utam (IKU) APBD.

“Maka diperlukan kecermatan dan kehati-hatian dalam realisasi pelaksanaan kegiatan terutama
dalam hal pencapaian keseimbangan Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah agar tidak terjadi defisit anggaran di akhir tahun.”pungkas juru bicara Fraksi PKS Mohammad Akyas dalam penyampaiannya.

Dari pantauan infodesanews.com, Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan dalam rangka Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara pimpinan DPRD bersama Bupati terhadap KUPA-PPAS Perubahan Ta-2023 itu dipimpin langsung oleh Ketau DPRD Lampung Selatan, H Hendri Rosyadi didampingi 3 orang wakil pimpinanya dan Sekertaris DPRD Thomas Amrico, dan Para anggota serta sejumlah OPD. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi