Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (39 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (3 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (4 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (4 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (4 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (5 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (19 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 07 Agustus 2025, 07:04 WIB 2,614 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Fraksi PKS Soroti Komposisi Belanja Daerah Saat Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS 2026

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Fraksi PKS Soroti Komposisi Belanja Daerah Saat Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS 2026
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang digelar dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan bersama terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan sejumlah catatan penting terkait arah kebijakan belanja daerah.

Melalui juru bicaranya Dede Suhendar, Fraksi PKS menyoroti porsi belanja pegawai yang masih berada di atas 30 persen dari total belanja daerah, sementara belanja infrastruktur untuk pelayanan publik justru belum mencapai angka 40 persen.

“Fraksi PKS menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap proporsi belanja daerah. Belanja pegawai yang cukup tinggi harus dibarengi dengan peningkatan produktivitas dan kinerja aparatur. Sedangkan belanja infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seharusnya menjadi prioritas utama,” ujar Dede dalam forum paripurna.

Fraksi PKS mendorong pemerintah daerah untuk menjalankan prinsip efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, serta memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberi dampak nyata terhadap pembangunan dan pelayanan publik.

“Penataan kembali postur anggaran yang lebih berpihak pada masyarakat adalah wujud komitmen kita bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel,” tambahnya.

Sidang paripurna yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD, Erma Yusneli, juga dihadiri Bupati dan wakil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama -M Syaiful Anwar beserta jajaran eksekutif dan seluruh unsur pimpinan serta anggota DPRD yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Rabu (6/8/2025). (Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi