Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (4 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (6 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (6 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (13 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (22 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (22 jam yang lalu)
INFODESA 18 September 2019, 18:41 WIB 2,573 PDF

Gagas Kerjasama Sekolah Reguler Dengan Ponpes/Tpq Guna Peningkatan Kualitas Pai

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gagas Kerjasama Sekolah Reguler Dengan Ponpes/Tpq Guna Peningkatan Kualitas Pai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si pada hari Selasa (17/9/2019) menghadiri acara NGOPI (Ngobrol Pendidikan Agama Islam) di Resto D’Joglo yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Blora kerjasama dengan Dinas Pendidikan.

Di hadapan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), pengawas PAI, Kepala Madrasah, Pondok Pesantren, TPQ, perwakilan NU, Muhammadiyah, MGMP, Aisyiah dan Muslimat, Wakil Bupati mendorong adanya peningkatan kualitas PAI di sekolah reguler.

Salah satunya dengan memberlakukan kemampuan Baca Tulis Al-Quran (BTA) sebagai salah satu syarat kelulusan sekolah, disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Misalkan SD harus bisa BTA juz amma, sedangkan SMP harus lulus BTA juz 1-10 atau bagaimana kita diatur bersama.

“Jika memang jam pelajaran PAI nya kurang, sekolah regular kita dorong menjalin kerjasama atau MoU dengan Pondok Pesantren atau Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) terdekat guna memberikan tambahan PAI,” ucap Wakil Bupati.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati ingin agar anak-anak generasi muda Kabupaten Blora tidak hanya pintar dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi saja, namun juga pintar dalam hal pendidikan agama sebagai dasar pembentukan akhlak yang mulia.

Kepala Dinas Pendidikan, Hendi Purnomo S.STP, MA, mengapresiasi gagasan yang disampaikan Wakil Bupati tentang BTA sebagai salah satu syarat kelulusan sekolah. Pihaknya mengaku akan melakukan pengkajian terkait hal tersebut agar bisa dirumuskan tahapan selanjutnya bersama jajaran Kementerian Agama.

Pihaknya mengakui, saat ini jam pelajaran PAI di sekolah reguler masih minim karena dalam satu minggu hanya ada 2 jam pelajaran saja. Sehingga memang perlu adanya penambahan jam PAI.

“Teknisnya bagaimana, nanti kita diskusikan bersama. Entah dalam wujud ekstrakulikuler, atau lainnya. Kita cari formulanya agar tidak menyalahi aturan yang ada,” ucap Hendi. (Tim Liputan Humas Protokol Setda Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi