Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (4 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (7 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (8 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (8 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (8 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (9 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (23 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 27 Februari 2020, 18:54 WIB 2,500 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Galang Dukungan Lintas Sektor, Puskesmas Baebunta Gelar Lokakarya Mini Triwulan I

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Galang Dukungan Lintas Sektor, Puskesmas Baebunta Gelar Lokakarya Mini Triwulan I
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LUTRA(SULSEL), INFODESANEWS – Puskesmas Baebunta Kabupaten Luwu Utara menggelar Lokakarya Mini Triwulan I tahun 2020. Bertempat di Aula Kantor Camat Baebunta, Kamis (27/02/2020), kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekcam Baebunta, Ketua TP-PKK Kecamatan, Pimpinan Unit Kerja, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Baebunta.

Pada bagian pengantarnya, Hairul Muslimin, SKM, Kepala Puskesmas Baebunta, memaparkan beberapa program kesehatan yang memerlukan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari luar sektor kesehatan.

Menurutnya, Puskesmas tidak bisa bekerja sendirian untuk mengatasi masalah kesehatan, karena faktor yang berhubungan dengan problem kesehatan sangat beragam dan memerlukan keterlibatan lintas sektor dan lintas program.

” Determinan masalah kesehatan sangat kompleks, banyak faktor yang tidak bisa diintervensi oleh petugas kesehatan saja, butuh keterlibatan pemerintah kecamatan dan desa serta komponen masyarakat lainnya.” jelas Hairul Muslimin.

Dukungan atas program penyehatan masyarakat juga disuarakan oleh Amiruddin, Sekretaris Camat Baebunta, yang hadir membuka Lokakarya Mini ini mewakili Camat Baebunta yang sedang dinas luar.

Menurutnya, Pemerintah Desa harus mengalihkan perhatian pada masalah kesehatan, karena banyak masalah kesehatan di desa yang butuh sentuhan dari pemerintahan desa untuk mengatasinya. Desa Bebas Buang Air Besar di Sembarang Tempat misalnya, menjadi sorotan yang mengemuka pada pertemuan ini.

” Kepala Desa yang desanya belum ODF harus berupaya untuk mendorong warganya mengakses jamban keluarga. Harus menjadi perhatian ini. ” tegas Amiruddin.

Pelaksanaan Lokakarya Mini berlangsung dinamis dengan banyaknya masalah kesehatan yang menjadi pembahasan.

Selain Desa Bebas BAB Sembarangan (Desa ODF), juga dibahas mengenai usulan perbaikan sejumlah sarana posyandu, peningkatan kapasitas kader, serta upaya penanggulangan stunting (anak gagal tumbuh).

Sejumlah rekomendasi dilahirkan pada pertemuan ini, dan selanjutnya menjadi tugas lintas sektor untuk menindaklanjutinya.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi