Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (21 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (23 jam yang lalu)
PERISTIWA 21 April 2020, 22:14 WIB 2,487 PDF

Gara – gara Cinta Ditolak, Pasangan ini Dibantai Dipersawahan

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gara – gara Cinta Ditolak, Pasangan ini Dibantai Dipersawahan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Mantan Istri dan suaminya dibantai di persawahan lantaran sang mantan istri tidak mau diajak rujuk kembali, Selasa, tgl 04/21/2020.

Naas bagi Sunarti ( 55 th) disaat sedang berada di Persawahannya blok Tegaldowo desa Gaplokan, Kec. Japah, Kab. Blora didapati warga dalam keadaan tak bernyawa dengan luka sekujur tubuhnya setelah memergoki mantan suaminya Sakirin(65th) menyabit Sarjan (60 th) hingga terluka parah.

Bermula dari laporan masyarakat ke Polsek Japah adanya penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa Sunarti ( 55 th), membuat jajaran Polsek Japah segera menuju tempat kejadian di desa Gaplokan, Kec. Japah, Kab. Blora.

Tidak berselang lama warga bersama kepolisian datang ke lokasi kejadian, kemudian warga melihat korban Sarjan (60th) masih hidup dengan luka bacok dibeberapa bagian tubuh sedangkan korban Sunarti (55th) sudah tidak sadarkan diri dengan keadaan berdarah-darah dan beberapa saat kemudian meninggal dunia, kemudian warga membawa ke dua korban menuju desa Gaplokan dengan menggunakan tandu, dari kayu, kemudian setelah sampai di desa Gaplokan kedua korban dibawa petugas Polri ke Puskesmas Japah untuk dilakukan penanganan selanjutnya.

Sementara itu aparat desa saat di mintai keterangannya membenarkan adanya penganiayaan di desanya sampai hilangnya nyawa seseorang.

“ Benar pak itu warga kami, terjadi penganianyaan dimana Sunarti (55th) meninggal dunia dan Sarjan (60th) dalam keadaan kritis dibawa kepuskesmas Japah untuk pertolongan medis,” ujarnya tidak mau disebutkan namnya.

Lebih lanjut aparatur desa itu mengungkapkan kasus itu bermula saat Sakirin menceraikan Sunarti ( 55 th) 6 bulan yang lalu, Dan niatan Sakirin ingin kembali mengajak rujuk kembali. Namun dalam perjalannnya waktu Sunarti ( 55 th) sudah menjalin asmara dengan Sarjan (60th). Mengetahui hal tersebut menurut aparatur desa membuat Sakirin dendam.

“ Setelah kejadian itu Sakirin melarikan diri,” ujarnya melalui sambutan telepon pribadinya kepada Infodesanews

Diduga tersangka Sakirin melarikan diri kedalam hutan karena desa Gaplokan sendiri keberadaannya desa yang dikelilingi hutan.

Sampai berita ini diturunkan pihak Polsek Japah masih dalam pengejaran sampai dalam hutan, dan belum bias di mintai Klarifikasi terkait permasalahan tersebut.***Red

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi