LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Semangat gotong royong kembali digaungkan dalam kegiatan sosialisasi Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) yang diselenggarakan oleh anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi PAN Edi Waluyo,S.T, yang dipusatkan di Dusun Pelalamgan Desa Beringin Kencana Kecamatan Candipuro Kabupaten setempat, Minggu (18/5/2025)
Dengan mengangkat tema “Gotong Royong sebagai Pilar Persatuan dan Kemajuan Bangsa”, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang diputuskan di Dusun Pelalangan Desa Beringin Kencana Kecamatan Candipuro, dihadiri kepala Desa Larasati, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya IPWK sebagai alat ukur kesadaran kebangsaan yang mencakup nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Dalam kesempatannya anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi PAN, Edi Waluyo,S.T mengatakan, pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta tantangan kebangsaan di era digital.
“Pancasila bukan hanya simbol, tapi harus dihidupi dalam keseharian kita. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ideologi negara dan memiliki semangat bela negara,”ujar ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan ini dalam sambutannya.
“IPWK ini penting untuk mengukur seberapa kuat nilai-nilai kebangsaan tertanam di tengah masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
Kepala Desa Beringin Kencana, Larasati mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai bahwa sosialisasi IPWK sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena bisa menjadi media edukasi bagi warga. Dengan adanya pemahaman yang kuat tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan, masyarakat akan lebih bijak dalam menghadapi berbagai isu yang berpotensi memecah belah,” ujarnya.
Diketahui selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi dialog interaktif antara peserta dan narasumber yang membahas peran aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan sosialisasi IPWK ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi berkelanjutan agar nilai-nilai kebangsaan tidak luntur, terutama di kalangan generasi muda. (red)