Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (7 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (8 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (13 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (15 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (16 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (17 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 24 Januari 2022, 18:46 WIB 2,155 PDF

Guru Honorer Yang Lulus Passing Grade Tak Mendapatkan Formasi Temui Bupati

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Guru Honorer Yang Lulus Passing Grade Tak Mendapatkan Formasi Temui Bupati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto kembali menerima audiensi Guru Honorer, yang telah lulus Passing Grade pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru 2021 lalu, Senin (24/1/2022).

Pertemuan yang berlangsung di ruang konferensi video, rumah dinas bupati setempat itu, berkenaan dengan nasib Guru Honorer yang telah lulus passing grade, namun tidak mendapatkan formasi pada seleksi PPPK Guru 2021.

Nampak hadir dalam audiensi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Thamrin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Eka Riantinawati serta Kepala Dinas Pendidikan Yespi Cory.

Guru Honorer K2 asal Kecamatan Penengahan Fulkan Gifari, S.Pd. mengungkapkan, maksud kedatangannya menemui orang nomor satu di Lampung Selatan itu, dalam rangka menindaklanjuti hasil audiensi bersama Komisi 10 DPR RI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada tanggal 18 Januari 2022.

Dirinya menjelaskan, dalam audiensi tersebut Forum Guru Honor Lulus Passing Grade se-Indonesia meminta kepada Mendikbud, agar memberikan kepastian formasi kepada guru honorer yang lulus passing grade pada PPPK pada periode tahun 2022 mendatang.

“Disitu kami Forum Guru Honor Lulus Passing Grade se-Indonesia meminta kepada Komisi 10, untuk menghadirkan mas Menteri Mendikbud di Komisi 10 untuk memperhatikan aspirasi kami. Alhamdulillah itu di di Kabulkan pada tanggal 18 Januari kemarin,” ungkapnya.

Dalam audiensi bersama Mendikbud itu, lanjut Fulkan, Nadiem Makarim meminta agar Forum Guru Honor yang lulus passing grade, dapat bersama-sama mendorong Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) agar menerbitkan regulasi baru pada seleksi PPPK 2022.

“Mas Menteri disitu meminta kepada kami agar sama-sama mendorong Kemenpan untuk menerbitkan regulasi baru tanpa tes dan bisa langsung menempati formasi itu. Kami juga telah mengirim surat kepada Komisi II untuk menghadirkan Menpan ke Komisi II pada tanggal 27 Januari 2022 besok,” jelasnya.

Atas dasar tersebut, Fulkan Gifari meminta Bupati Lampung Selatan agar memberikan izin dan dukungan kepada para Guru Honorer, yang akan mengikuti audiensi bersama dengan Menpan RB pada tanggal 27 Januari 2022 mendatang.

“Tujuan kami disini, meminta izin kepada pak Bupati dan memohon supportnya untuk keberangkatan kami ke DPR RI,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto merespon positif dan menyarankan, agar para Guru Honorer yang telah lulus passing grade pada seleksi PPPK 2021 lalu, dapat memastikan kembali jadwal audiensi bersama Komisi II DPR RI dan Menpan RB.

Nanang menambahkan, hal tersebut dilakukan agar para pejuang formasi PPPK mendapatkan kepastian yang jelas mengenai jadwal audiensi bersama Menpan RB. Dengan demikian, dapat meminimalisir terjadinya kerugian waktu dan biaya akomodasi para Guru Honorer.

“Harus jadwal yang pas, jadi bener-bener Komisi II itu bisa menghadirkan Menpan, tanggal berapa kami bisa hadir dengan jadwal antara Komisi II dan Menpan, karena ini kan masih pengusulan kalau saya dengar dari keterangan pak Fulkan tadi. Tugas dari Komisi II menampung aspirasi temen-temen dari PPPK ini,” katanya. (Red) sumber Diskominfo Lamsel.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi