Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (5 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 14 Februari 2019, 07:46 WIB 1,965 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

H.Arief Rohman M.Si ; Pentingnya Perbaikan Data Kemiskinan Dasar Perencanaan Pembangunan.

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

H.Arief Rohman M.Si ; Pentingnya Perbaikan Data Kemiskinan Dasar Perencanaan Pembangunan.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si bersama beberapa OPD terkait menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kantor Camat Todanan. Di depan jajaran Forkopimcam, seluruh Kepala Desa, dan Tim Penggerak PKK Desa, Wakil Bupati menyampaikan pentingnya perbaikan data kemiskinan sebagai dasar perencanaan pembangunan, Rabu (13/2/2019).

“Selain pembangunan infrastruktur, yang tidak kalah penting adalah penanggulangan kemiskinan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kuncinya adalah data kemiskinan, jika datanya tidak sesuai dengan kondisi terkini, maka program pemerintah tidak akan tepat sasaran dan kemiskinan tidak berkurang,” ucap Wakil Bupati.

Guna memperbaiki data kemiskinan ini, sesuai arahan Wakil Gubernur Jawa Tengah saat melakukan kunjungan kerja Selasa kemarin, Wakil Bupati menyampaikan agar dalam waktu dekat data kemiskinan yang terhimpun dalam Basis Data Terpadu (BDT) bisa segera diperbaiki.

“Masih banyak laporan dari bawah tentang bantuan yang tidak tepat sasaran. Yang dapat bantuan justru yang mampu. Sehingga harus ada pemutakhiran BDT. Hasilnya nanti akan menjadi acuan utama dalam menentukan sasaran intervensi penanggulangan kemiskinan. Kami minta seluruh Kepala Desa bisa membantu kelancaran pendataan kemiskinan dalam BDT ini,” ucap Wakil Bupati.

Menurutnya, dalam waktu dekat akan ada petugas dari Dinsos P3A Kabupaten Blora yang datang untuk melakukan pendataan dan verifikasi kemiskinan.

“Setelah didata oleh petugas, hasilnya akan dirangkum per desa dan diserahkan pada Kepala Desa untuk divalidasi. Kami minta agar hasil ini di bahas dalam Musyawarah Desa (Musdes) atau dimusyawarahkan dengan masyarakat sehingga hasil akhirnya berupa kesepakatan bersama secara terbuka dan valid,” lanjut Wakil Bupati.

Hasil Musdes tersebut, menurut Wakil Bupati harus disetorkan ke Dinsos P3A untuk entry data dan dilaporkan kepada Kementerian Sosial melalui Gubernur Jawa Tengah paling lambat 28 Februari nanti.

“Kita butuh kerja keras untuk ini, semua desa, tidak hanya di Todanan namun se Kabupaten Blora harus melakukan ini. Harapannya nanti seluruh bantuan dari pemerintah sebagai upaya penanggulangan kemiskinan baik BPNT, JKN-KIS, Kartu Indonesia Pintar, dan program lainnya bisa tepat sasaran. Nanti data kemiskinan hasil perbaikan ini diminta untuk diumumkan atau ditempel di tempat umum agar masyarakat bisa ikut mengawasi,” pungkas Wakil Bupati.

Diketahui bersama, kondisi kemiskinan di Kabupaten Blora per 2018 kemarin masih di angka 11,90 persen dan masih masuk zona merah di tingkat Jawa Tengah. Sehingga sangat perlu dilakukan perbaikan BDT untuk meningkatkan kualitas penanggulangan kemiskinan.

Selain membahas perbaikan BDT, Wakil Bupati juga mengapresiasi acara penandatanganan pakta integritas oleh seluruh Kepala Desa di Kecamatan Todanan ketika menerima DPA APBDes 2019 dalam rangkaian Musrenbang kali ini. Menurutnya hal ini bisa dicontoh oleh Kecamatan lain, agar seluruh Kades bisa bersama-sama berkomitmen tidak melakukan KKN, menjalankan pemerintahan yang bersih dan melayani. ***Tim Berita Blora/Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi