Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (10 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (13 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (16 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (17 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (17 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (17 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (18 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 29 Agustus 2018, 10:29 WIB 360 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Harga Gas 3 Kg Selangit Pedagang Kecil Menjerit

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Harga Gas 3 Kg Selangit Pedagang Kecil Menjerit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Beberapa bulan terahir harga Gas Elpiji ukuran 3 Kg di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. melambung.

 

Menurut Umi (40) warga Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. keluhkan susahnya mencari Gas yang bersubsidi.

 

“Sekalipun ada itupun harganya sangat tinggi, yang tadinya harga Rp. 18.500 pertabung, untuk saat ini harganya hingga tembus Rp. 25 ribu hingga Rp. 27 ribu per tabung yang ukuran 3 Kg itupun harus menumpuh jarak yang jauh.

“Apalagi seperti saya ini hanya usaha jualan Pecel dan gorengan, sangat terbebani dengan harga yang sangat mahal. “kata Umi pada Infodesanews.com, Rabu (29/8)

 

Hal senada dikatakan Wati (35) sudah beberapa bulan ini harganya naik, sekarang Rp 25 ribu sampai Rp. 30 pertabung naik dari harga, biasanya yang tadinya cuma Rp.18.500 – 20.000 per tabung nya.”Udah mahal barang nya susah, ada barang nya harganya bikin nangis. “kata Wati.

 

Ia berharap, dengan keadaan ini, supaya pemerintah segera mengatasi kelangkaan tersebut. Karna dengan kondisi seperti ini, banyak ibu-ibu rumah tangga dan pedagang kecil kesulitan untuk keperluan memasak ataupun berjualan seperti halnya saya. “pungkas Umi.   (SG)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi