Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Maret 2020, 08:59 WIB 2,554 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Harga Gula Pasir Naik Jelang Puasa 30%

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Harga Gula Pasir Naik Jelang Puasa 30%
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Jelang Puasa, Minggu(8/3/2020)), harga beberapa bahan pokok di Pasar Sentral Masamba dan di pasar-pasar Rakyat yang ada di Kabupaten Luwu Utara yang berjuluk Bumi Lamaranginang naik 30%.

Hal itu didapati saat inspeksi DINAS P2KUKM bersama Satgas Pangan Polres Luwu Utara(Lutra). Harga gula pasir mengalami kenaikan sekitar 30% dari harga semula Rp.600 ribu per zak naik menjadi Rp.800 ribu perzak.

Kepala Dinas P2KUKM Lutra, H.Muh Kasrum pada wartawan media ini, Minggu(8/3) bahwa, kenaikan harga gula pasir di karenakan karena pabrik gula pasir Bone Takalar gagal panen tebu sehingga distribusi gula pasir saat ini dari Makassar via Surabaya gagal.

“Dan untuk solusinya, lanjut Muh Kasrum akan dikoordinasikan dengan Badan Urusan Logistik(Bulog) Divisi Regional(Divre) Palopo untuk operasi pasar,”jelasnya.

“Sementara penjual Nani ditemui media ini mengatakan, semoga saja tidak naik tinggi, berhenti di harga segini saja, kasihann saya penjual kecil dan pembelinya,” ujar Nani salah satu pedagang.

Nani berharap harga tersebut bertahan hingga lebaran nanti dan tidak merangkak naik terlalu tinggi.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi