Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (8 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (9 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (16 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (16 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (16 jam yang lalu)
NASIONAL 09 Oktober 2022, 10:18 WIB 2,319 PDF

Hari Ke-7, Polda Gorontalo Kembali Gelar Doa Tahlilan Bagi Korban Stadion Kanjuruhan

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hari Ke-7, Polda Gorontalo Kembali Gelar Doa Tahlilan Bagi Korban Stadion Kanjuruhan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

GORONTALO, INFODESANEWS | Memasuki hari ketujuh usai terjadinya tragedi di stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang yang mengakibatkan meninggalnya 125 orang termasuk anggota Polri dan para suporter, Polda Gorontalo kembali menggelar doa tahlilan yang diselenggarakan di Masjid Ad-Dzikra Polda Gorontalo, Jum’at (07/10).

Pelaksanaan doa tahlilan hari ke-7 turut dihadiri oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika,S.H.,SIK.,M.Si, Pejabat Utama Polda Gorontalo, Ketua Bhayangkari Daerah Gorontalo beserta pengurus, Ketua Asprov PSSI Gorontalo Lahmudin Hambali, Pelatih Persita Talumolo Weni Podungge, Pemerhati Olahraga H Ramli, para perwakilan suporter sepak bola Gorontalo, serta diikuti juga oleh gabungan personel di Satuan Kerja Polda Gorontalo.

Kapolda Gorontalo dalam arahannya menjelaskan, sebagaimana diketahui bersama bahwa saat ini dunia sepak bola Indonesia mengalami kedukaan akibat tragedi yang terjadi di stadion kanjuruhan Kabupaten Malang.

Dimana peristiwa ini menjadi catatan sejarah kelam dalam dunia olah raga, rentetan kerusuhan suporter selalu mewarnai hiruk-pikuk pentas dan eforia sepak bola indonesia, mulai liga 1, liga 2 dan bahkan liga 3.

Euforia pasca kemenangan timnas sepak bola indonesia atas timnas curacau dalam pertandingan persahabatan ternoda oleh peristiwa yang terjadi di stadion kanjuruhan kab. malang.

“Tentunya ini sangat memilukan dan menjadi pukulan yang berat bagi kita semua, karena disaat kita tengah berupaya bangkit dari keterpurukan dan berbagai cobaan, kini kita dihadapkan oleh tragedi yang terjadi di stadion kanjuruhan kab. malang, akan tetapi sebagai umat beragama tentunya kita semua harus menyadari bahwa segala sesuatu di dunia ini telah di atur oleh Allah SWT. kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan dan menjalani, apapun hasilnya yang terjadi adalah sudah menjadi kehendak Allah SWT,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, menyikapi kejadian tersebut, sebagai perwujudan rasa duka cita dan empati kepada korban tragedi stadion kanjuruhan, Polda Gorontalo dan jajaran dengan melibatkan berbagai stakeholder hari ini kembali mengadakan doa bersama dengan harapan semoga para korban yang mengalami luka segera dipulihkan.

Kemudian bagi korban yang telah meninggal dunia semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak di sisi-NYA dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan,” harap Kapolda.

Orang nomor 1 di Kepolisian Gorontalo itu juga mengungkapkan, tragedi ini memberikan kesadaran bersama bahwa pengelolaan pertandingan yang tertib, aman, terkendali dan saling menguntungkan berbagai pihak sangat diperlukan demi tercapainya tujuan kompetisi olah raga, khususnya sepak bola.

“Kesadaran bersama untuk menjadi suporter yang fanatik diperlukan, namun tidak fanatik yang membabi-buta. Dengan demikian kesadaran massa harus dibentuk menjadi kesadaran masif yang dimiliki semua suporter, serta pembentukan kesadaran massa memerlukan keterlibatan pihak terkait dalam elemen olah raga sepak bola, dimana ada peran pemerintah melalui aparat keamanan (Polisi dibantu oleh TNI) yang bertugas membangun suasana tertib, aman dan terkendali,” kata Helmy.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi